Abstract :
Silmi Hikmatun Nurmaulida. B.1610141. Karakteristik Mutu Sensori Teh Herbal
Daun Sirsak dengan Penambahan Jahe Merah Menggunakan Metode Rate All That
Apply (RATA). Dibimbing Oleh Sri Rejeki Retna Pertiwi and Rosy Hutami.
Karakteristik suatu bahan pangan sangat berpengaruh terhadap preferensi
dan minat konsumen. Teh herbal daun sirsak (Annona muricata Linn.) merupakan
salah satu minuman olahan teh yang memiliki bau dan rasa langu yang kurang
disukai sehingga menurunkan minat konsumen untuk mengkonsumsinya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil sensori terbaik dari teh herbal daun
sirsak dengan penambahan serbuk jahe merah (zingiber officinale var. Rubrum) dan
suhu seduh yang tepat. Metode yang dilakukan meliputi penentuan atribut sensori
melalui FGD (Focus Group Discussion) dan pengujian sensori melaui uji RATA
(Rate-All-That-Apply) yang dilakukan oleh panelis terpilih. Perlakuan yang
digunakan yaitu perbandingan antara teh daun sirsak dan jahe merah (80%:20%;
70%:30%; 60%:40%) serta suhu penyeduhan (85ºC dan 100ºC). Analisis yang
digunakan adalah Friedman Test, PCA (Principal Component Analysis) dan
Preferences Mapping kemudian diolah menggunakan perangkat lunak XLSTAT
2021. Atribut sensori yang dihasilkan dari FGD adalah warna coklat dan kuning,
aroma langu, green, jahe, rasa langu, astringent, pungent serta memiliki aftertaste
langu, lingering, dan dry. Hasil dari Friedman Test menunjukan bahwa seluruh
atribut sensori pada masing-masing sampel berbeda nyata pada taraf uji 5%.
Analisis data Preferences Mapping menunjukan bahwa panelis memberikan 100%
kesukaan diatas rata-rata pada Sampel dengan perlakuan perbandingan teh herbal
daun sirsak 60% dengan jahe merah 40% dan suhu seduh 100ºC yang memiliki
karakteristik sensori warna coklat, aroma green, aftertaste langu dan dry. Perlakuan
terpilih sendiri memiliki nilai aktivitas antioksidan seduhan sebesar 114,55 µg/mL
dan memiliki kadar air sebanyak 5,7 %.