Abstract :
Mohamad Hoerudin. B.1610718. Analisis Cemaran Mikroba, Formalin, dan
Boraks pada Bakso Daging Sapi yang Dijajakan pada Suhu Ruang. Dibawah
bimbingan Rosy Hutami dan Titi Rohmayanti
Bakso olahan daging yang sudah memiliki izin edar sudah banyak dijajakan, baik
di pasar modern maupun pasar tradisional. Di kota Bogor banyak pasar tradisional
yang menjual bakso dalam kemasan yang sudah memiliki izin edar. Berdasarkan
label kemasan, bakso dapat disimpan pada suhu ruang selama 1 hari atau 24 jam,
dan di pasar tradisional bakso banyak ditempatkan di suhu ruang namun tidak
diketahui sudah berapa lama produk disimpan pada suhu ruang. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis cemaran mikroba, formalin, dan boraks pada bakso
sapi berizin edar yang dijual pada suhu ruang, serta memberikan informasi terkait
mutu keamanan pangan bakso sapi yang dijual di daerah kota Bogor. Sampel yang
digunakan yaitu berjumlah 30 sampel bakso berizin edar yang berasal dari pasar
tradisional di 6 kecamatan di kota Bogor. Parameter uji dalam penelitian ini
meliputi uji kadar air, cemaran formalin dan boraks serta uji cemaran mikroba.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada 30 sampel bakso sapi berizin edar
yang dijajakan pada suhu ruang di kota Bogor maka dapat disimpulkan bahwa
semua sampel memenuhi spesifikasi Standar Nasinal Indonesia (SNI) untuk
parameter kadar air, cemaran formalin dan cemaran boraks. Akan tetapi terdapat 1
dari 30 sampel yang tidak memenuhi syarat Badan Pengawasan Obat dan Makanan
(BPOM) untuk parameter cemaran mikroba.