Abstract :
Kurniasih H. 1510065. Peran orang tua dalam mengembangakan kecerdasan
emosional siswa berkebutuhan khusus autisme kelas 1 di SDIT Permata Bunda
Ciawi, Bogor, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan
Dan Ilmu Pendidikan, Univesitas Djuanda Bogor.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam
mengembangkan kecerdasan emosional siswa autis. Penelitian dilaksanakan di
kelas 1 SDIT Permata Bunda Ciawi, Bogor.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian
kualitatif menggunakan pendekatan naturalistik. Data dikumpulkan melalui
observasi (siswa autis), wawancara (orang tua) dan dokumentasi. Prosedur
analisis data menggunakan analisis data kualitatif Milles & Hubberman yang
meliputi 3 (tiga) hal yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah peran orang tua sangat
penting, terutama untuk mengembangkan kecerdasan emosional siswa autis di
sekolah. Ada beberapa bentuk kegiatan yang menjelaskan kecerdasan emosional
siswa autis diantaranya sedih, senang, dan marah. Hambatan orang tua dalam
mengembangkan kecerdasan emosional siswa autis diantaranya adalah hambatan
dalam bidang komunikasi, hambatan dalam memahami perasaan dan emosi,
hambatan dalam berinteraksi sosial. Adapun upaya yang dilakukan oleh orang tua
seperti terapi, melatihnya untuk bersosialisasi, memberikan motivasi kepada siswa
autis.