Abstract :
Firmansyah, Program Studi Administrasi Publik,Fakultas Ilmu Sosial dan
Ilmu Politik, Universitas Djuanda Bogor 2020. Analisis Standar Pelayanan
Distribusi Air Bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota
Bogor. Pembimbing I R. Akhmad Munjin, Drs., M.Si., Pembimbing II Ginung
Pratidina, Dra., M.Si.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor
Merupakan sebuah perusahaan daerah yang memiliki wewenang dalam
penyediaan kebutuhan konsumsi air bersih bagi masyarakat dikota Bogor tetapi
pada prosesnya dilihat dari standar kualitas, kuantitas dan kontinuitas masih
banyak keluhan/pengaduan dari pelanggan terkait layanan distribusi air bersih.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui standar pelayanan distribusi
air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor.
Teori yang dipakai peneliti menggunakan Pelayanan Publik dari salah satu
teori Ridwan dan Sudrajat (2009:103) yaitu standar pelayanan publik melalui
indikator prosedur pelayanan, waktu penyelesaian, biaya pelayanan, produk
pelayanan, sarana dan prasarana, dan kompetensi petugas pemberi pelayanan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis
dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan rumus weight mean score
(WMS) teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Non
Probability Sampling dengan jenis teknik sampling yaitu Accidental Sampling.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Standar Pelayanan Distribusi
Air Bersih PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor menurut responden termasuk kriteria
baik. Hal ini dijelaskan dalam pelayanan layanan distribusi air bersih sudah
optimal dari segi kualitas, kuantitas dan kontinuitas.
Standar pelayanan Distribusi Air Bersih PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor
dilakukan dengan baik, dengan nilai rata-rata sebesar 3,78. Dimensi dengan
penilaian tertinggi pada dimensi sarana dan prasarana 4,46 hal ini menunjukan
bahwa pelayanan distribusi air bersih telah didukung dengan fasilitas yang baik
dan memadai sehingga pelayanan distribusi air bersih bisa berjalan dengan baik
dan optimal, sedangkan dimensi dengan penilaian terendah ada pada dimensi
biaya pelayanan dengan nilai rata-rata 3,73. Hal ini menunjukan bahwa
ketidakpuasan masyarakat/pelanggan layanan air bersih terhadap biaya/tarif yang
telah ditetapkan oleh PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor.V