Abstract :
Alma Pebiana, Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial
dan Ilmu Politik, Universitas Djuanda, 2021, Pengaruh Pengawasan Camat
Terhadap Kinerja Pegawai Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kantor
Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor, Pembimbing I: Beddy Iriawan
Maksudi, Drs., M.Si. Pembimbing II: Euis Salbiah, Dra., M.Si.
Kinerja pegawai merupakan sejauh mana pegawai dapat melaksanakan
tugas dengan baik dalam arti pelaksanaan tersebut sesuai dengan rencana,
sehingga diperoleh hasil yang memuaskan untuk tercapainya kinerja pegawai
dengan baik. Maka pegawai dituntut untuk memiliki sumber daya manusia
(SDM) yang berkualitas yang mampu melaksanakan tugas sebagai aparatur
pemerintah sesuai dengan tugas yang diberikan. Tujuan penelitian ini tentunya
adalah untuk mengetahui Pengaruh Pengawasan Camat Terhadap Kinerja
Pegawai di Kantor Kecamatan Cigombong.
Penelitian ini menggunakan teori Pengawasan dari Pandoyo, dan teori
Kinerja Pegawai dari Marihot. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan
kuantitatif dan metode penelitiannya ialah metode asosiatif. Teknik analisis
data yang digunakan adalah Weigh Mean Score (WMS), Uji hipotesis Rank
Spearman. Sampel penelitian sebanyak 30 responden.
Hasil penelitian dari rekapitulasi variabel Pengawasan mendapatkan nilai
3,90 dengan kriteria penilaian Baik, adapun variabel Kinerja mendapatkan nilai
3,66 dengan kriteria penilaian Baik. Untuk uji Rank Spearman mendapatkan
nilai 0,385 yang artinya terdapat hubungan antara variabel Pengawasan (X)
terhadap Kinerja (Y) dengan kekuatan hubungan yaitu lemah. Dengan nilai
signifikasi 0.036 atau lebih besar dari 0,05 yang artinya tidak signifikan,
namun arah hubungan yang positif. Hal ini mengandung arti bahwa apabila
pengawasan meningkat maka kinerja pegawai juga akan meningkat. Sedangkan
menurut perhitungan Koefisien Determinasi setelah menghitung dari nilai
Koefisien Korelasi maka di dapat nilai r square sebesar 0,1482, ini artinya
bahwa pengawasan memberikan kontribusi pengaruh terhadap kinerja pegawai
sebesar 14.82% sedangkan sisanya 85.18% dipengaruhi oleh faktor lain.
Peneliti menyarankan untuk mengetahui faktor lain yang bernilai dominan agar
diadakan penelitian lanjutan mengenai penyebab yang mempengaruhi kinerja
pegawai