Abstract :
Pandemic Covid-19 sangat memberikan dampak bagi masyarakat, khususnya
dalam sektor ekonomi yang sangat memengaruhi kesejahteraan mereka. Dalam
hal ini pemerintah melakukan upaya dengan mengadakan program Bantuan
Langsung Tunai Dana Desa yang bersumber dari Dana Desa. Dalam proses
pelayanan penyaluran bantuan langsung tunai dana desa ditemukan beberapa
permasalahan diantaranya: waktu penyaluran bantuan sosial yang tidak tepat
waktu, adanya pemungutan biaya, waktu pelayanan yang singkat dan tidak adanya
media pengaduan proses pelayanan penyaluran bantuan langsung tunai dana desa.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan,
kepuasan masyarakat dan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan
penyaluran bantuan langsung tunai dana desa terhadap kepuasan masyarakat
kecamatan kabandungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode penelitian asosiatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif.
Teknik pengumpulan data meliputi: Data kepustakaan, observasi, wawancara dan
penyebaran angket. Serta teknik analisis data yang digunakan ialah Weigh Mean
Score (WMS) dan uji Rank Spearman .Hasil dari penelitian ini menunjukan
bahwa dari 139 responden untuk variabel kualitas pelayan (X) sebesar 4,46 yang
berada pasa kriteria sangat baik serta variabel kepuasan masyarakat (Y) sebesar
4,28 yang berada pada kriteria sangat baik. selanjutnya untuk hasil uji asosiatif
dengan uji Rank Spearman mendapatkan nilai 0,603 yang artinya terdapat
hubungan antara variabel kualitas pelayanan (X) terhadap kepuasan masyarakat
(Y) dengan kekuatan hubungan yaitu Kuat. Dengan nilai signifikansi sebesar
0,000 atau lebih kecil dari 0,05 yang menunjukan terdapat hubungan yang
signifikan serta arah hubungan bersifat positif. Hasil dari perhitungan Koefisien
determinasi didapati nilai sebesar 36,3609%, nilai ini menunjukan bahwa kualitas
pelayanan memberikan kontribusi atau pengaruh terhadap kepuasan masyarakat.
sedangkan sisanya 63,6391% dipengaruhi oleh faktor lain