Abstract :
Mega Milenia Vebriyanti. Nim F.1810721. Analisis Model Pendekatan
Sosio Emosional dalam Pengelolaan Kelas Berbasis Blended di Masa Pandemi:
Studi Kasus Kelas XI SMK YMA Mega Mendung. Skripsi Manajemen
Pendidikan Islam, Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru, Universitas
Djuanda Bogor. 2018.
Sistem berbasis blended ini menjawab keresahan sekolah terkait proses
pembelajaran daring yang memiliki banyak kendala dan keluhan dari peserta
didik, guru, maupun orangtua siswa. Namun dalam tahap penyesuaian kondisi dan
suasana belajar, terutama pada kesiapan pikiran serta semangat anak dalam
melakukan pembelajaran tatap muka, guru memerlukan strategi atau perhatian
yang lebih untuk mengembalikan gairah serta fokus peserta didik dalam
pembelajaran. Hal tersebut memerlukan pendekatan yang berorientasi pada
penciptaan kedekatan dan pengenalan secara utuh, yaitu pendekatan sosio
emosional. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1)
Penerapan pendekatan sosio emosional oleh guru dalam pengelolaan kelas XI
dengan sistem berbasis blended di Masa Pandemi, 2) Penerapan pendekatan sosio
emosional pada siswa dalam pengelolaan kelas XI dengan sistem berbasis blended
di masa pandemi, 3) Penerapan pendekatan sosio emosional pada proses
pembelajaran dalam pengelolaan kelas dengan sistem berbasis blended di masa
pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
penelitian studi kasus. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara kepada
14 informan penelitian, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa: 1) Guru sudah menerapkan tiga dari lima karakteristik untuk
menciptakan iklim sosio emosional yang baik yaitu, (a) adanya kebebasan, (b)
saling ketergantungan, dan (c) saling memenuhi kebutuhan. Adapun sikap
responsif belum dimiliki guru secara keseluruhan, namun sudah dimiliki oleh
siswa. Sedangkan keterbukaan antara pendidik dan peserta didik memang belum
ada tercipta. Kemudian ada lima dari enam prinsip yang harus diketahui yang
sudah diterapkan oleh guru kelas XI, yaitu: (a) Hangat dan antusias, (b)
Tantangan, (c) Bervariasi, (d) Keluwesan, dan (e) menekankan pada hal-hal
positif. Adapun prinsip penanaman disiplin diri memang belum diterapkan secara
maksimal oleh guru dalam melakukan tindak lanjut kepada peserta didik yang
melakukan pelanggara