Abstract :
Eki Alip Ramadoni A.1710675. Persentase Giblet Ayam Kampung Unggul
Balitnak (KUB) yang Diberi Tepung Daun Katuk (Sauropus androgynus) dalam
Ransum. Dibimbing oleh Ristika Handarini dan Hanafi Nur.
Daun katuk mengandung Senyawa fitokimia yang terkandung di dalamnya
adalah: saponin, flavonoid dan tanin. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji
pengaruh pemberian tepung daun katuk terhadap persentase giblet ayam kampung
unggul balitnak (KUB). Penelitian ini dilaksanakan bertempat di Kampung
Nambo Cipeuntas, Desa Taman Sari, Kecamatan Ciapus, Kabupaten Bogor, Jawa
Barat berlangsung dari bulan Oktober ? Desember 2020. Penelitian ini
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4
ulangan dan untuk setiap ulangan atau unit kandang terdiri dari 6 ekor ayam KUB.
Perlakuan dalam penelitian ini yaitu R0 = 0% tidak ada pemberian tepung daun
katuk dalam ransum, R1= 1% penambahan tepung daun katuk dalam ransum, R2
= 2% penambahan tepung daun katuk dalam ransum, R3 = 3% penambahan
tepung daun katuk dalam ransum. Data dianalisis menggunakan Analisys of
variance (ANOVA), dilanjutkan dengan uji Duncan apabila data hasil penelitian
menunjukan hasil yang berbeda nyata (P<0,05). Peubah yang diamati pada
penelitian ini adalah persentase jantung, hati, ampela, limpa dan usus halus. Hasil
penelitian ini menunjukan bahwa pemberian tepung daun katuk (Sauropus
androgynus) dalam ransum sampai 3% tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap
persentase jantung, hati, ampela, limpa dan usus halus. Kesimpulan dari penelitian
ini adalah pemberian tepung daun katuk (Sauropus androgynus) dalam ransum
dengan pemberian sampai 3% belum memberikan dampak terhadap persentase
giblet ayam KUB. Hasil dari penelitian ini disarankan pemberian tepung daun
katuk dalam ransum ayam KUB diberikan lebih dari 3%