Abstract :
NOVY SIDROH FARIDA. A.1710471. Pengaruh Penambahan Tepung daun Katuk (Sauropus
androgynus) Dalam Ransum Terhadap Kandungan Nutrisi Daging Dada Ayam Kampung Unggul
Balitnak (KUB). Dibimbing oleh Anggraeni dan Burhanudin Malik
Indonesia memiliki banyak sumber daya genetik unggas yang masih dapat ditingkatkan, salah
satunya adalah ayam lokal. Ayam kampung memiliki potensi yang cukup tinggi untuk
dikembangkan, dan jumlah populasi ayam kampung yang besar dan hampir dimiliki seluruh
penduduk. Daging ayam merupakan bahan pangan dengan kandungan nutrisi yang baik dan
seimbang yang dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan nutrisi daging ayam berupa karbohidrat,
protein, lemak, air, mineral serta vitamin. Upaya meningkatkan kandungan nutrisi daging ayam
kampung unggul balitnak (KUB) dapat dilakukan dengan cara pemberian pakan tambahan yang
berkualitas dan memiliki kandungan gizi yang cukup dengan harga terjangkau dan mudah
ditemukan, salah satunya dengan penambahan tepung daun katuk (Sauropus androgynus).
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh pemberian tepung daun katuk terhadap
kandungan nutrisi daging dada ayam kampung unggul balitnak. Ternak yang digunakan dalam
penelitian yaitu ayam kampung unggul balitnak (KUB) berumur 7 hari. Penelitian ini
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 4 ulangan.
Perlakuan pada penelitian ini yaitu R0=0% tepung daun katuk, R1=1% tepung daun katuk, R2=2%
tepung daun katuk dan R3=3% tepung daun katuk. Data yang diperoleh dianalisa dengan
menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan jika ada perbedaan pengaruh diantara perlakuan
maka dilanjut dengan uji duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun
katuk dalam ransum terhadap kandungan nutrisi daging dada ayam kampung unggul balitnak tidak
memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap kandungan abu, lemak dan protein. Namun,
berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan air.