Abstract :
RAHMALIA ASTRIANI A. 1610478. Kolesterol Daging Itik Alabio (Anas
plathyrynchos Borneo) Jantan Yang Diberi Tepung Kulit Manggis (Garcinia
Mangostana L.) Dalam Ransum Komersil. Dibimbing oleh Hanafi Nur dan Dewi
Wahyuni.
Produksi daging itik masih rendah dibandingkan dengan daging unggas lainnya
seperti ayam broiler, karena masih sedikitnya industri peternakan yang
membudidayakan ternak itik. Saat ini beternak itik di Indonesia masih dilakukan
secara tradisional dengan pemeliharaan secara ekstensif. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui kandungan kolesterol daging itik yang diberikan pakan
tambahan tepung kulit manggis pada ransum. Penelitian dilaksanakan dikandang
unggas Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Djuanda pada
bulan Maret hingga April 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
persentase kolesterol daging itik alabio jantan yang diberi tepung kulit manggis
dalam ransum komersil. Ternak yang digunakan pada penelitian ini adalah itik
alabio berumur 1 hari sebanyak 80 ekor. Penelitian menggunakan rancangan acak
lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan dalam
penelitian ini R0 = Pakan Komersil 100 % Tanpa Tepung Kulit Manggis
(Kontrol), R1 = Pakan Komersil + Tepung Kulit Manggis 1.5 %, R2 = Pakan
Komersil + Tepung Kulit Manggis 3 %, R3 = Pakan Komersil + Tepung Kulit
Manggis 4,5 %. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisys of
variance, bila data menunjukkan hasil yang berbeda nyata (P<0,05) dilanjutkan
dengan uji Duncan. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah persentase
kulit paha, persentase kulit dada, persentase lemak abdominal dan persentase
kandungan kolesterol. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian tepung kulit
manggis pada ransum tidak berpengaruh nyata terhadap persnetase kulit paha,
persentase kulit dada, persentase lemak abdominal dan persentase kandungan
kolesterol. Penambahan tepung kulit manggis dalam ransum sampai level 4,5%
belum mampu menurunkan kandungan kolesterol daging itik alabio jantan.