Abstract :
Pakan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi produksi telur, sehingga
perlu diberikan pakan dengan kuantitas dan kualitas yang dapat memenuhi
kebutuhan nutrisi burung puyuh terutama kandungan energi dan proteinnya.
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh perbedaan kadar energi dan
protein ransum terhadap performa produksi telur burung puyuh. Penelitian ini
dilaksanakan selama 42 hari, dimulai dari tanggal 09 Maret 2020 sampai 19 April
2020, bertempat di kandang unggas Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian
Universitas Djuanda Bogor. Ternak yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
burung puyuh petelur jenis Coturnix-coturnic japonica umur 48 hari dengan
rataan bobot badan awal 151,43±6,81g. Penelitian ini menggunakan rancangan
acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan pada
penelitiam ini yaitu R1= PK 17% dan EM 2800 Kkal/kg, R2= PK 18% dan EM
2950 Kkal/kg, R3= PK 19% dan EM 3000 Kkal/kg, R4= PK 20% dan EM 2900
Kkal/kg. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisys of variance
(ANOVA), dilanjutkan dengan uji Duncan apabila data hasil penelitian
menunjukan hasil yang berbeda nyata (P<0,05). Peubah yang diamati dalam
penelitian ini adalah konsumsi ransum, massa telur, konversi ransum, dan
produksi telur (quail day). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa perbedaan
kadar energi dan protein ransum puyuh memberikan pengaruh nyata (P<0,05)
terhadap produksi massa telur, produksi telur (quail day), dan konversi ransum,
tetapi tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum