Abstract :
Sebagian besar masyarakat lndonesia menyukai daging ayam, selain rasanya yang
enak, tetapi juga merupakan sumber protein yang memiliki kandungan gizi yang
lengkap seperti air, energi, vitamin dan mineral. Penelitian ini dilakukan untuk
menguji pengaruh pemberian tepung daun katuk terhadap kualitas fisik daging ayam
kampung unggul balitnak. Penelitian ini dilaksanakan selama 63 hari, dimulai dari
tanggal 31 Oktober 2020 sampai 27 Desember 2020, bertempat di kampung Nambo
Cipeuntas, Desa Taman Sari, kecamatan Ciapus, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Ternak yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ayam kampung unggul balitnak
umur 7 hari sebanyak 96 ekor dengan bobot badan awal 56,44±9,76 g. Penelitian ini
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4
ulangan. Perlakuan pada penelitian ini yaitu R0= 0% tepung daun katuk dalam
ransum, R1= 1% tepung daun katuk dalam ransum, R2= 2% tepung daun katuk dalam
ransum, R3= 3% tepung daun katuk dalam ransum. Data yang diperoleh dianalisis
menggunakan Analisys of variance (ANOVA), dilanjutkan dengan uji Duncan
apabila data hasil penelitian menunjukan hasil yang berbeda nyata (P<0,05). Peubah
yang diamati dalam penelitian ini adalah pH, daya mengikat air, susut masak, dan
keempukan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pemberian tepung daun
katuk dalam ransum berbeda nyata (P<0,05) terhadap daya mengikat air, susut masak
dan keempukan, tetapi tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap pH. Kesimpulan dari
penelitian ini adalah pemberian tepung daun katuk (Sauropus androgynus) dalam
ransum dengan kadar 1% menghasilkan kualitas fisik daging yang terbaik