Abstract :
MUHAMAD ARIEF FATURRAHMAN. A.1511048. Penampilan Agronomi
Aksesi Kemangi (Ocimum basilicum L.) Asal Bogor dan Cianjur pada Berbagai
Komposisi Pupuk N-Organik. Di bawah bimbingan Arifah Rahayu dan Nur
Rochman.
Urea merupakan yang paling banyak digunakan petani, karena dianggap dapat
langsung meningkatkan produktivitas, sehingga pemakaian urea berlebih tidak dapat
dihindari. Pemupukan yang berlebihan menyebabkan pencemaran, kerusakan fisik
dan biologi tanah, hal tersebut mendorong penggunaan pupuk organik antara lain
yang berasal dari urine sapi dan kipahit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
penampilan agronomi tanaman kemangi (Ocimum basilicum L.) asal daerah Bogor
dan Cianjur pada berbagai komposisi pupuk N-organik. Penelitian ini menggunakan
rancangan acak lengkap (RAL) faktorial yang terdiri atas dua faktor, yaitu aksesi
kemangi (Kemang, Ciaruten, Cijujug, Gasol) dan komposisi pupuk N (100% N-urea,
100% N-urine sapi, 100% N-kipahit, 75% N-urea + 25% N-urine sapi, 75% N-urea +
25% N-kipahit, 50% N-urea + 50% N-urine sapi, 50% N-urea+50% kipahit, 25% N-
urea+75% N-urine sapi, 25% N-urea+75% N-kipahit, 0% N-urea+0% N-urine
sapi+0% N-kipahit). Hasil penelitian menunjukkan aksesi Gasol menghasilkan tinggi
tanaman, luas daun, diameter batang, dan bobot basah dan bobot kering daun
kemangi yang lebih tinggi dibanding aksesi lain. Komposisi pupuk yang mengandung
campuran urea dan bahan organik menunjukkan pertumbuhan dan produksi lebih baik
dibandingkan dengan penggunaan urea secara tunggal.