DETAIL DOCUMENT
PENAMPILAN AGRONOMI AKSESI KEMANGI (Ocimum basilicum L.) ASAL BOGOR DAN CIANJUR PADA BERBAGAI KOMPOSISI PUPUK N-ORGANIK
Total View This Week0
Institusion
Universitas Djuanda
Author
Arief Faturrahman, Muhammad
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2023-02-02 03:22:59 
Abstract :
MUHAMAD ARIEF FATURRAHMAN. A.1511048. Penampilan Agronomi Aksesi Kemangi (Ocimum basilicum L.) Asal Bogor dan Cianjur pada Berbagai Komposisi Pupuk N-Organik. Di bawah bimbingan Arifah Rahayu dan Nur Rochman. Urea merupakan yang paling banyak digunakan petani, karena dianggap dapat langsung meningkatkan produktivitas, sehingga pemakaian urea berlebih tidak dapat dihindari. Pemupukan yang berlebihan menyebabkan pencemaran, kerusakan fisik dan biologi tanah, hal tersebut mendorong penggunaan pupuk organik antara lain yang berasal dari urine sapi dan kipahit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penampilan agronomi tanaman kemangi (Ocimum basilicum L.) asal daerah Bogor dan Cianjur pada berbagai komposisi pupuk N-organik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial yang terdiri atas dua faktor, yaitu aksesi kemangi (Kemang, Ciaruten, Cijujug, Gasol) dan komposisi pupuk N (100% N-urea, 100% N-urine sapi, 100% N-kipahit, 75% N-urea + 25% N-urine sapi, 75% N-urea + 25% N-kipahit, 50% N-urea + 50% N-urine sapi, 50% N-urea+50% kipahit, 25% N- urea+75% N-urine sapi, 25% N-urea+75% N-kipahit, 0% N-urea+0% N-urine sapi+0% N-kipahit). Hasil penelitian menunjukkan aksesi Gasol menghasilkan tinggi tanaman, luas daun, diameter batang, dan bobot basah dan bobot kering daun kemangi yang lebih tinggi dibanding aksesi lain. Komposisi pupuk yang mengandung campuran urea dan bahan organik menunjukkan pertumbuhan dan produksi lebih baik dibandingkan dengan penggunaan urea secara tunggal. 
Institution Info

Universitas Djuanda