Abstract :
ABSTRAK
MULYANA. A.1610168. Pengaruh Sumber Pupuk N-Organik dan Aksesi Katuk
(Sauropus androgynus (L.) Merr.) terhadap Produksi, Kualitas dan Kesuburan
Tanah. di bawah bimbingan Arifah Rahayu dan Nur Rochman.
Katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) merupakan tanaman sayuran daun
indigenous yang memerlukan unsur N untuk meningkatkan pertumbuhannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk N-organik dan aksesi
tanaman katuk terhadap produksi, kualitas, dan kesuburan tanah. Penelitian ini
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial yang terdiri atas dua
faktor, yaitu aksesi katuk dan jenis sumber pupuk N. Aksesi katuk terdiri atas tiga
taraf, yaitu Batik, Minyak dan Lilin. Sumber pupuk N terdiri atas empat taraf,
yaitu urea, urine sapi, kompos kipahit, dan tanpa pupuk N. Dosis pupuk N yang
digunakan adalah 250 kg N ha-1. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
pertumbuhan tanaman katuk aksesi Batik, Lilin dan Minyak tidak berbeda nyata.
Perbedaan jenis pupuk tidak menyebabkan perbedaan total panjang tunas,
diameter batang dan jumlah anak daun. Pemberian urine sapi menghasilkan tinggi
tanaman, jumlah tunas dan luas daun tidak berbeda nyata, tetapi jumlah daun
nyata lebih banyak dibandingkan dengan yang diberi urea, kompos kipahit dan
tidak dipupuk N. Bobot basah panen tanaman katuk tidak berbeda nyata antara
yang diberi urea, kompos kipahit dan urine sapi, dan bobot kering panen tanaman
katuk yang diberi urea tidak berbeda nyata dengan yang diberi urine sapi.
Kandungan nitrat tanaman yang diberi pupuk urea nyata paling tinggi
dibandingkan dengan yang diberi pupuk organik. Kandungan vitamin C daun
tanaman katuk yang diberi pupuk urea tidak berbeda nyata dengan yang
diberipupuk organik. Tanaman yang diberi urea memiliki kandungan klorofil a
tidak berbeda nyata dengan yang dipupuk urine sapi, dan kandungan klorofil total
tidak berbeda nyata dengan yang diberi pupuk organik.