Abstract :
SITI CAHYA WULAN ALAWIYAH. A.1510466. Penampilan Agronomi Tiga
Aksesi Katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) Asal Cianjur pada Berbagai
Komposisi Pupuk Nitrogen Alami. Di bawah bimbingan Arifah Rahayu dan Nur
Rochman.
Indonesia memiliki beragam sayuran indigenous yang potensial
dikembangkan sebagai sayuran alternatif untuk memenuhi kebutuhan nutrisi,
antara lain katuk. Salah satu upaya meningkatkan kualitas tanaman katuk adalah
melalui perbaikan teknik budidaya, antara lain dengan cara pemberian pupuk
nitrogen yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
penampilan agronomi tanaman katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) asal
daerah Cianjur pada berbagai pemberian pupuk N-alami. Penelitian ini
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas dua faktor yaitu
aksesi katuk Cianjur (Batik, Minyak, dan Lilin) dan komposisi pupuk N (100% N-
urea/Ua, 100% urine sapi/Un, 100% N-kipahit/Kp, 75% N-urea + 25% urine sapi,
75% N-urea + 25% N-kipahit, 50% N-urea + 50% N-urine sapi, 50% urea + 50%
N-kipahit, 25% N-urea + 75% urine sapi, 25% N-urea + 75% N-kipahit, 0% N-
urea + 0% N-urine sapi + 0% N-kipahit). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah tunas, total panjang tunas, kandungan nitrat,
klorofil a, dan klorofil total tanaman katuk aksesi Batik, lebih tinggi dibandingkan
dengan aksesi Minyak. Katuk aksesi Minyak memiliki diameter batang, anak
daun, dan luas daun tertinggi. Perlakuan komposisi pupuk N nyata berpengaruh
pada semua peubah pertumbuhan dan hasil tanaman katuk. Tanaman yang diberi
komposisi pupuk 25% Ua + 75% Kp nyata menunjukkan tinggi, jumlah daun,
jumlah tunas, total panjang tunas, diameter, luas daun, dan bobot basah lebih
tinggi dibandingkan dengan yang diberi 100% Ua, tetapi tidak berbeda nyata
dengan 25% Ua + 75% Un, dan 100% Un. Kandungan klorofil a, klorofil b,
klorofil total tanaman yang diberi 50% Ua + 50% Un, tidak berbeda nyata dengan
yang diberi 100% Ua, 50% Ua + 50% Kp, 75% Ua + 25% Kp, 75% Ua + 25%
Un