DETAIL DOCUMENT
PENAMPILAN AGRONOMI TIGA AKSESI KATUK {Sauropus androgynus (L.) Merr.} ASAL CIANJUR PADA BERBAGAI KOMPOSISI PUPUK NITROGEN ALAM
Total View This Week0
Institusion
Universitas Djuanda
Author
Wulan Alawiyah, Siti Cahya
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2023-02-07 07:21:50 
Abstract :
SITI CAHYA WULAN ALAWIYAH. A.1510466. Penampilan Agronomi Tiga Aksesi Katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) Asal Cianjur pada Berbagai Komposisi Pupuk Nitrogen Alami. Di bawah bimbingan Arifah Rahayu dan Nur Rochman. Indonesia memiliki beragam sayuran indigenous yang potensial dikembangkan sebagai sayuran alternatif untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, antara lain katuk. Salah satu upaya meningkatkan kualitas tanaman katuk adalah melalui perbaikan teknik budidaya, antara lain dengan cara pemberian pupuk nitrogen yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penampilan agronomi tanaman katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) asal daerah Cianjur pada berbagai pemberian pupuk N-alami. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas dua faktor yaitu aksesi katuk Cianjur (Batik, Minyak, dan Lilin) dan komposisi pupuk N (100% N- urea/Ua, 100% urine sapi/Un, 100% N-kipahit/Kp, 75% N-urea + 25% urine sapi, 75% N-urea + 25% N-kipahit, 50% N-urea + 50% N-urine sapi, 50% urea + 50% N-kipahit, 25% N-urea + 75% urine sapi, 25% N-urea + 75% N-kipahit, 0% N- urea + 0% N-urine sapi + 0% N-kipahit). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah tunas, total panjang tunas, kandungan nitrat, klorofil a, dan klorofil total tanaman katuk aksesi Batik, lebih tinggi dibandingkan dengan aksesi Minyak. Katuk aksesi Minyak memiliki diameter batang, anak daun, dan luas daun tertinggi. Perlakuan komposisi pupuk N nyata berpengaruh pada semua peubah pertumbuhan dan hasil tanaman katuk. Tanaman yang diberi komposisi pupuk 25% Ua + 75% Kp nyata menunjukkan tinggi, jumlah daun, jumlah tunas, total panjang tunas, diameter, luas daun, dan bobot basah lebih tinggi dibandingkan dengan yang diberi 100% Ua, tetapi tidak berbeda nyata dengan 25% Ua + 75% Un, dan 100% Un. Kandungan klorofil a, klorofil b, klorofil total tanaman yang diberi 50% Ua + 50% Un, tidak berbeda nyata dengan yang diberi 100% Ua, 50% Ua + 50% Kp, 75% Ua + 25% Kp, 75% Ua + 25% Un 
Institution Info

Universitas Djuanda