DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KATUK (Sauropus androgynus) DALAM RANSUM TERHADAP KUALITAS INTERNAL TELUR ITIK MOJOSARI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Djuanda
Author
Widiasih, Asri
Subject
SF Animal culture 
Datestamp
2023-02-14 02:01:43 
Abstract :
ASRI WIDIASIH A.1810552 Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Katuk (Sauropus androgynous) Dalam Ransum terhadap Kualitas Internal Telur Itik Mojosari. Dibimbing oleh Anggraeni dan Deden Sudrajat. Kebutuhan nutrisi masyarakat harus tercukupi dengan protein hewani. Itik sebagai penghasil daging dan telur yang dapat memenuhi kebutuhan protein hewani untuk masyarakat. Tujuan dari penelitian yaitu mengevaluasi kualitas internal yang meliputi bobot isi telur, persentase bobot kuning telur, persentase bobot putih telur, nilai haugh unit dan skor warna kuning telur pada itik Mojosari yang diberikan ekstrak daun katuk dalam ransum. Penelitian dilaksanakan dalam waktu 35 hari pada 31 Mei ? 5 Juli 2021 di Camp Amiril Hill, Jln. Veteran III Cibedug, Ciawi-Tapos, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bahan pakan yang digunakan pada penelitian ini sebagai ransum dasar yaitu tepung jagung, bungkil jagung, tepung ikan, dedak padi, CPO, premiks dan tambahan ekstrak daun katuk kering. Dengan kandungan PK 18.08% dan EM 2808.10%. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan dengan 20 ekor itik setiap unit kandang. Data penelitian dianalisis dengan Analisis of variance (ANOVA) apabila data menunjukkan hasil yang berbeda nyata (P<0.05) dilanjutkan dengan uji Duncan. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah bobot isi telur (g), persentase bobot kuning telur (%), persentase bobot putih telur (%), nilai haugh unit (HU). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan tidak berbeda nyata (P>0.05) terhadap bobot isi telur, nilai haugh unit dan skor warna kuning telur. Persentase kuning dan putih telur dipengaruhi oleh ekstrak daun katuk sehingga memberikan pengaruh yang nyata (P<0.05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan 1.5 % ekstrak daun katuk dalam ransum meningkatkan persentase bobot putih telur, namun menurunkan persentase bobot kuning telur. 
Institution Info

Universitas Djuanda