DETAIL DOCUMENT
KARAKTERISTIK SEMEN BEKU SAPI PO, SAPI ACEH DAN SAPI MADURA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Djuanda
Author
Wulan Suwandi, Aulia
Subject
SF Animal culture 
Datestamp
2023-02-14 02:07:09 
Abstract :
Aulia Wulan Suwandi. A.1810258. Karakteristik Semen Beku Sapi PO, Sapi Aceh Dan Sapi Madura. Dibimbing oleh Ristika Handarini dan Muhammad Gunawan. Indonesia memiliki banyak keanekaragaman hayati, salah satunya adalah ternak sapi lokal. Potensi plasma nutfah ini perlu ditingkatkan keberadaanya. Teknologi inseminasi buatan (IB) telah terbukti aplikastif dalam meningkatkan populasi ternak sapi secara nasional. Salah satu keberhasilan IB didukung dari sumber semen berkualitas dari pejantan lokal yang telah terseleksi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji karakteristik semen beku daritigajenissapilokalyaitu: sapi PO, sapi aceh dan sapi madura. Penelitian ini dilaksanakan tanggal 1 Maret sampai 29 April 2022,di laboraturium reproduksi Kelompok Riset Repronomik Hewan, Pusat Riset Zoologi Terapan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan sehingga totalnya 18 unit satuan pengamatan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah kualitas semen beku sapi PO, aceh dan madura dengan pengujian secara mikroskopis, akrosom utuh, defisiensi protamin dan fragmentasi DNA dengan teknik fluorescent. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai motilitas spermatoza berbeda nyata lebih tinggi sapi PO (62,18%) dibandingkan sapi madura (53,10),nilai DSL berbeda nyata lebih tinggi pada sapi PO (22,37) dan sapi madura (21,84) dibandingkan dengan sapi aceh (19,05), nilai VSL berbeda nyata lebih tinggi pada sapi PO (53,26) dan sapi madura (51,12) dibandingkan dengan sapi aceh (45,56), nilai STR berbeda nyata lebih tinggi pada sapi PO (70,33) dibandingkan dengan sapi madura (64,17) dan sapi aceh (63), nilai LIN berbeda nyata lebih tinggi pada sapi PO (47,33) dibandingkan sapi madura (41,00), nilai WOB berbeda nyata lebih tinggi pada sapi PO dan sapi aceh (67,33) dibandingkan sapi madura (63,67), nilai BCF berbeda nyata lebih tinggi pada sapi PO (26,24) dibandingkan sapi aceh (24) dan nilai fragmentasi DNA pada sapi aceh berbeda nyata lebih rendah (1,50) dibandingkan dengan sapi madura (2,75). Kesimpulan dalam penelitian ini karakteristik semen beku dari sapi PO, sapi aceh dan sapi madura menunjukkan hasil yang baik dan dapat digunakan untuk IB 
Institution Info

Universitas Djuanda