Abstract :
NADYA UTAMI DEWI. A.1810299. Kualitas Sensoris Daging Burung Puyuh (Coturnix-
coturnix japonica) Jantan yang Diberi Tepung Ketumbar (Coriandrum sativum) dalam ransum.
Dibimbing oleh Deden Sudrajat dan Dewi Wahyuni.
Daging puyuh merupakan sumber protein hewani. Faktor yang paling menentukan kualitas daging
puyuh jantan salah satunya yaitu pakan tetapi penggunaan antibiotik dalam pakan sudah tidak
dikehendaki karena diketahui dapat meninggalkan residu pada daging. Ketumbar merupakan
alternatif antibiotik herbal yang aman digunakan karena bersifat baik bagi lingkungan dan aman
bagi ternak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian tepung ketumbar pada
ransum terhadap kualitas sensoris daging puyuh jantan. Penelitian dilaksanakan selama 30 hari, di
kandang unggas Prodi Peternakan Universitas Djuanda Bogor. Penelitian ini menggunakan burung
puyuh jantan 100 ekor umur 17 hari. Ransum yang digunakan yaitu ransum komersil BR-2. Air
minum diberikan secara adlibitum. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap
(RAL) dengan 4 perlakuan 5 ulangan. Analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis. R0: Tanpa
Penambahan Tepung Ketumbar, R1: Penambahan Tepung Ketumbar 0,5%, R2: Penambahan
Tepung Ketumbar 1,0%, R3: Penambahan Tepung Ketumbar 1,5%. Peubah yang diamati yaitu uji
hedonik dan uji mutu hedonik. Hasil penelitian pada uji hedonik berbeda nyata (P<0,05) terhadap
aroma dan juiceness tetapi tidak berbeda nyata (P>0,05) pada keempukan, warna, dan rasa daging
puyuh jantan. Sedangkan hasil uji mutu hedonik berbeda nyata (P<0,05) terhadap juiceness tetapi
tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap aroma, keempukan, warna dan rasa daging puyuh jantan.
Kesimpulan dari penelitian ini pemberian tepung ketumbar sampai 1,5% dalam ransum mampu
meningkatkan penilaian tingkat kesukaan terhadap aroma dan juiceness daging burung puyuh dan
uji mutu yang memiliki hasil yang baik yaitu juiceness.