Abstract :
RIDKA HARIANJA. A.1811058. Karakteristik Semen Beku Bos Taurus Dan Bos
Indicus Pada Balai Inseminasi Buatan Berbasis Kajian Molekuler. Dibimbing oleh
Abdullah Baharun dan Tulus Maulana
Keberhasilan inseminasi buatan salah satunya disebabkan oleh kualitas semen
beku yang digunakan. Kualitas semen beku di evaluasi agar mendapatkan kualitas
yang baik. Evaluasi pada semen beku dapat dilakukan secara mikroskopis yang
meliputi motilitas spermatozoa, viabilitas spermatozoa, abnormalitas spermatozoa,
membran plasma utuh. Selain evaluasi mikroskopis spermatozoa dapat di evaluasi
menggunakan teknik pewarnaan flourescent. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui karakteristik semen beku sapi Bos taurus dan Bos indicus berbasis kajian
molekuler. Penelitian ini menggunakan semen beku Bos taurus (sapi simental dan
sapi angus) dan Bos indicus (sapi brahman dan sapi ongol) dengan kisaran umur 7-15
tahun milik Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari dan Balai Inseminasi
Buatan (BIB) Lembang. Penilaian motilitas spermatozoa menggunakan computer
assisted sperm analysis (CASA), viabilitas dan abnormalitas spermatozoa dinilai
menggunakan pewarnaan eosin negrosin, dan membran plasma utuh diuji
menggunakan larutan HOST-test. Penilaian aspek molekuler akrosom utuh
menggunakan metode FITC PNA-PI, fragmentasi DNA menggunakan metode
flourescent acridine orange dan defisiensi protamin menggunakan metode
flourescent chromomicyn A3. Hasil penelitian menunjukan tidak ada perbedaan
(P>0,05) kualitas semen beku pada semua parameter yang diuji (motilitas
spermatozoa, viabilitas spermatozoa, abnormalitas spermatozoa dan membran plasma
utuh spermatozoa). Hasil analisis molekuler menggunakan teknik flourescent
menunjukan terdapat perbedaan yang nyata (P<0,05) pada parameter akrosom utuh
antara sapi simental (96,25%) dan sapi angus (97,50%) dengan sapi ongol (93,59%).
Hasil analisis fragmentasi DNA antara sapi brahman (2,08%) dengan sapi angus
(0,83%) menunjukan perbedaan yang nyata (P<0,05). Secara kajian molekuler
kualitas semen beku Bos taurus memiliki kualitas paling baik jika dibandingakan
dengan Bos indicus khusus pada parameter akrosom dan fragmentasi DNA.