Abstract :
Allisa Julia Putri. A.2010478. Pengaruh Pemberian Pupuk Cangkang Telur
Terhadap Pertumbuhan, Hasil, Kualitas, dan Organoleptik Selada Keriting
(Lactuca sativa L.). Dibimbing oleh Oktavianus LT dan Yuliawati.
Selada keriting di Indonesia merupakan jenis yang paling umum dibudidayakan.
Salah satu jenis pupuk organik potensial untuk budidaya selada keriting adalah
pupuk cangkang telur. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh
pemberian pupuk cangkang telur terhadap pertumbuhan, hasil, kualitas dan
organoleptik selada keriting. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai
Mei 2022. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial, yaitu
dosis pupuk cangkang telur (0%, 50%, 100%, 150%, dan 200%) dan varietas
(Karina, Kreibo, dan New Grand Rapid) yang terdiri dari tiga ulangan. Peubah
yang diamati yaitu, tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang daun,
lebar daun, luas daun, bobot basah tajuk, bobot kering tajuk, bobot basah akar,
bobot kering akar, panjang akar, warna daun, kekerasan batang, kemanisan daun,
dan uji organoleptik. Varietas New Grand Rapid memiliki nilai lebih tinggi pada
karakter tinggi tanaman, bobot basah tajuk. bobot kering tajuk, panjang akar,
kemanisan daun, dan kerenyahan batang. Pemberian pupuk cangkang telur
berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, diameter batang, dan bobot kering tajuk.
Pemberian dosis pupuk 50% menunjukkan nilai lebih tinggi pada jumlah daun
varietas Karina. Varietas Karina yang diberi pupuk cangkang telur dengan dosis
50% rekomendasi nyata menunjukkan jumlah daun dan diameter batang tertinggi.
Pemberian pupuk cangkang telur 200% rekomendasi pada varietas Karina
menghasilkan tingkat kemanisan tertinggi, sedangkan varietas New Grand Rapid
yang diberi pupuk cangkang telur dosis 200% rekomendasi menghasilkan daun
paling renyah. Varietas Kreibo yang diberi dosis pupuk cangkang telur
menghasilkan aroma yang paling disukai pada uji organolepti