Abstract :
MELLYN PUTRI HARGIANTO. A.1710194. Penentuan Nilai LD50 Radiasi
Sinar Gamma Kultur Biji Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Varietas Rabani
Agrihorti dan Prima Agrihorti. Di bawah bimbingan Setyono dan Rossa Yunita
Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu tanaman
hortikultura dari jenis sayuran yang memiliki buah berukuran kecil dengan rasa
yang pedas. Pengembangan varietas unggul perlu terus dilakukan agar dapat
memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat. Salah satu cara yang
dapat dilakukan dalam pengembangan varietas unggul adalah melalui teknik
induksi mutasi dengan iradiasi sinar gamma. Melalui metode penelitian ini,
keragaman genetik pada tanaman cabai rawit varietas Rabani Agrihorti dan Prima
Agrihorti dapat meningkat dengan dilakukan perlakuan iradiasi sinar gamma.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman cabai
rawit terhadap dosis radiasi sinar gamma dan menentukan LD50 tanaman cabai
rawit varietas Rabani Agrihorti dan Prima Agrihorti. Rancangan percobaan yang
digunakan adalah rancangan acak lengkap yang terdiri atas dua faktor, yaitu
varietas tanaman cabai rawit (Rabani Agrihorti dan Prima Agrihorti) dan dosis
radiasi sinar gamma (D0= 0 gy (kontrol), D1= 20 gy, D2= 40 gy, D3= 60 gy, D4=
80 gy). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dosis iradiasi berpengaruh
terhadap pertumbuhan cabai rawit, dengan nilai lethal dose (LD50) pada varietas
Rabani Agrihorti sebesar 15,45 GY dan varietas Prima Agrihorti sebesar 17,51
GY. Pada dosis tersebut tanaman cabai mengalami mengalami kematian hingga
50% dan pertumbuhan tanaman terhamba