Abstract :
SELAWA PUTRI ARUM. A.1710787. Proliferasi Tunas dan Induksi Perakaran
Serai Wangi (Cymbopogon nardus L.) secara In Vitro. Di bawah bimbingan
Arifah Rahayu dan Endang Gati Lestari
Serai wangi (Cymbopogon nardus L.) merupakan tanaman penghasil minyak
atsiri. Pengembangan serai wangi terkendala pada penyediaan bahan tanam
bermutu. Teknik kultur jaringan dapat menghasilkan bibit serai wangi dalam
jumlah banyak dengan kualitas yang seragam. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui konsentrasi zat pengatur tumbuh sitokinin (BAP dan kinetin) dan
auksin (IAA dan NAA) yang tepat untuk menginduksi tunas dan akar tanaman
serai wangi. Penelitian ini terdiri atas dua percobaan. Percobaan pertama untuk
proliferasi tunas menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas
dua faktor yaitu konsentrasi BAP (0.5 dan 1.0 mg/l) dan konsentrasi kinetin (0.0,
0.1 dan 0.5 mg/l). Percobaan kedua untuk induksi perakaran menggunakan RAL
satu faktor yaitu konsentrasi IAA dan NAA (0.1, 0.3, 0.5, dan 1.0 mg/l). Hasil
penelitian menunjukkan perlakuan BAP 1 mg/l menghasilkan jumlah tunas serai
wangi terbanyak (6.13). Hasil penelitian induksi perakaran menunjukkan bahwa
untuk pertumbuhan jumlah akar dan panjang akar paling tinggi pada eksplan yang
diberi IAA 0.1 mg/l (2.87 akar dan 1.46 cm).