Abstract :
ABSTRAK
Teguh Agustian Ashari. A. 1710549. Aplikasi Ekstrak Daun Mimba (Azadirachta
indica) Muda dan Tua Terhadap Perkembangan Inokulum Colletotrichum capsici.
Dibimbing oleh Oktavianus LT dan Yanyan Mulyaningsih.
Produksi cabai merah dapat dipengaruhi oleh Organisme Pengganggu
Tanaman (OPT). Di antara penyakit yang sering dijumpai di tanaman cabai merah,
penyakit antraknosa yang disebabkan oleh Colletotrichum capsici menjadi salah
satu yang dapat menyebabkan penurunan produksi cabai merah secara signifikan.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun mimba
(Azadirachta indica) muda dan tua terhadap perkembangan inokulum
Colletotrichum capsici penyebab penyakit antraknosa. Tempat dilaksanakannya
penelitian merupakan Laboratorium Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sartika,
Universitas Djuanda Bogor dari bulan Juni hingga bulan Juli 2021. Penelitian
menggunakan bahan utama daun muda dan tua yang diperoleh dari Balai Penelitian
Rempah dan Obat (Balittro), Bogor. Cendawan Colletotrichum capsici yang
diperoleh dari Southeast Asian Regional Centre for Tropical Biology (Seameo
Biotrop), Bogor. Rancangan yang digunakan merupakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) dengan 2 taraf perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah
ekstrak daun mimba muda berbagai konsentrasi (0%, 15%, 25%, 50%), dan ekstrak
daun mimba tua berbagai konsentrasi (0%, 15%, 25%, 50%). Perlakuan ekstrak
daun mimba tua dengan konsentrasi 50% memberikan pengaruh terhadap
perkembangan inokulum Colletotrichum capsici penyebab penyakit antraknosa.
Aplikasi ekstrak daun mimba tua dengan konsentrasi 50% memberikan pengaruh
nyata terhadap diameter, daya hambat, kerapatan koloni, dan masa inokulasi
inokulum cendawan Colletotrichum capsici. Aplikasi ekstrak daun mimba muda
dan tua tidak berpengaruh terhadap bentuk tepi dan koloni inokulum cendawan
Colletotrichum capsic