Abstract :
SIFA PAUZIA, Program Studi Sains Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan
Ilmu Politik, Universitas Djuanda, 2020, Komunikasi Eksternal Dalam
Menyelesaikan Isu Di Media Sosial (Studi Kasus Pada MAN 1 Sukabumi),
Pembimbing I: Denny Hernawan, Drs., MA., Pembimbing II: Dr. H. Muhammad
Luthfie, Drs., M.Si.
Isu merupakan masalah atau kabar yang tidak jelas asal usulnya dan tidak
terjamin kebenarannya. Munculnya isu tidak dapat diprediksi sebelumnya, maka
dari itu organisasi diminta untuk siap mengatasi isu-isu yang mungkin dapat
membuat organisasi tersebut menjadi krisis. Seperti kasus yang terjadi di MAN 1
Sukabumi pada tahun 2020 bulan juli lalu, dimana sekolah yang sempat viral di
media sosial yang disebabkan oleh suatu unggahan di media sosial Facebook.
Unggahan tersebut lantas mendapat berbagai komentar sehingga dapat
mempengaruhi citra dari sekolah. Maka dari itu, pihak sekolah segera mengambil
tindakan untuk mengatasi isu tersebut yaitu dengan cara pelaksanaan manajemen
isu kemudian melakukan klarifikasi isu dengan melakukan kegiatan komunikasi
eksternal organisasi. Tujuan dari penelitan adalah untuk mengetahui upaya MAN
1 Sukabumi dalam mengatasi isu yang telah beredar dan untuk mengetahui
tentang pelaksanaan komunikasi eksternal yang dilakukan MAN 1 Sukabumi.
Metode yang digunakan yaitu metode studi kasus dengan pendekatan
penelitian kualitatif. Pengumpulan data didapat melalui 3 teknik yaitu observasi,
wawancara mendalam dan dokumentasi. Kemudian untuk validasi data yang
digunakan yaitu metode triangulasi, sedangkan analisis data menggunakan teori
dari Miles dan Huberman
Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya yang dilakukan MAN 1
Sukabumi dalam mengatasi untuk mengatasi dan menyelesaikan isu adalah
dengan menggunakan manajemen isu dengan prosesnya yang dimulai dari tahap
identifikasi isu, analisis isu, strategi perubahan isu, pelaksanaan hingga tahap
evaluasi isu yaitu dengan cara mengadakan rapat petemuan antara pihak sekolah
dengan pihak kepolisian maupun Kementerian Agama, kemudian investigasi
dilakukan oleh pihak kepolisian dan didampingi oleh Kementerian Agama
Kabupaten Sukabumi. Selain itu untuk memberikan klarifikasi terhadap isu yang
telah menyeba, MAN 1 Sukabumi melakanakan kegiatan komunikasi eksternal
yaitu dengan cara melakukan siaran telekonferensi dengan televisi tvOne,
wawancara dengan berbagai media, melakukan pertemuan-pertemuan, hingga
MAN 1 Sukabumi membuat sebuah surat pernyataan resmi tentang kesetiaanya
pada NKRI