Abstract :
SITA AMELIA, Program Studi Sains Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial
dan Ilmu Politik, Universitas Djuanda, 2020, Makna Pesan Verbal dan Non verbal
Dalam Film A Quiet Place (Analisis Semiotika Ferdinand de Saussure),
Pembimbing I: Hj. Sukarelawati, Dra., M.Si., Pembimbing II: Ali Alamsyah
Kusumadinata, S.P., M.Si.
Film merupakan salah satu bentuk media massa, dapat memberi fungsi
dalam menyampaikan pesan kepada audiens. Film terdapat adegan-adegan yang
menyampaikan sebuah pesan atau informasi yang disampaikan sutradara. Film
mengandung berbagai tanda dan menjadi pesan yang ingin disampaikan kepada
penonton, begitupun dengan film A Quiet Place karya John Krasinski. Sutradara
film A Quiet Place cenderung menggunakan bahasa non verbal ketibang bahasa
verbal dalam menyampaikan pesan kepada penonton. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui nilai-nilai pesan yang terkandung dalam film A Quiet
Place, serta menganalisis makna pesan verbal dan non verbal dalam film A Quiet
Place.
Penulis menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan metode
deskriptif dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik primer
dan sekunder. Data primer diperoleh dengan observasi, sedangkan data sekunder
diperoleh dari dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori Semiotika
Ferdinand de Saussure pada penanda dan petanda.
Hasil penelitian menunjukan, film A Quiet Place mengandung nilai pesan
yang disampaikan film A Quiet Place yang berhubungan dengan: nilai pengorbanan
yang menggambarkan perjuangan, kasih sayang dan pengorbanan orangtua untuk
anaknya. Nilai kebersamaan yang menggambarkan setiap anggota keluarga saling
bekerja sama, tolong-menolong, melindungi, menjaga demi keselamatan bersama.
Nilai keharmonisan menggambarkan hubungan orang tua dan anak kurang
harmonis, disebabkan kurangnya rasa percaya dan komunikasi. Selain itu film A
Quiet Place mengandung makna pesan verbal dan non verbal. Makna pesan verbal
film A Quiet Place mudah dimengerti dan dipahami melalui bahasa lisan, suara dan
tulisan dengan menggunakan kata-kata. Sedangkan makna pesan non verbal
disampaikan melalui bahasa isyarat yang terdiri dari gabungan pesan kinesik terdiri
dari facial (ekspresi wajah) mewakili beberapa ekspresi wajah seperti senang,
sedih, marah, terkejut dan kecewa. Gesture (Gerakan tubuh) mewakili beberapa
gerakan tangan, bahu dan jaru. Posture (sikap badan) mewakili makna yang
berkaitan dengan minat, ketertarikan, penolakan, berdiri atau duduk