Abstract :
ahrim Rachmad,Program Studi Administrasi Publik,Fakultas Ilmu Sosial
dan Ilmu Politik, Universitas Djuanda, 2021, Implementasi Kebijakan Program
Keluarga Harapan Di Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor. Pembimbing I : Dr.
Rita Rahmawati. Dra., M.Si pembimbing II : Drs. Denny Hernawan, MA.
Implementasi PKH di kecamatan ciawi dalam jangka panjang adalah untuk
memutus mata rantai kemiskinan,meningkatkan kualitas sumber daya manusia,
serta merubah pola pikir keluarga Penerima Manfaat yang relatif kurang
mendukung peningkatan kesejahteraan dari kelompok miskin.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi PKH,mengetahui
faktor-faktor yang menghambat implementasi PKH dan upaya mengatasi
hambatan implementasi.
Teori implementasi kebijakan menurut Van Meter dan Van Horn, yang
terdiri dari 6 dimensi yaitu: ukuran dan tujuan kebijakan; sumber daya ;
karakteristik organisasi pelaksana ; sikap para pelaksana ; komunikasi antar
organisasi ; lingkungan sosial, ekonomi dan politik.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis
dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan rumus weight mean score
(WMS) teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik
sampling jenuh dan purposive sampling.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa implementasi PKH di
kecamatan ciawi kabupaten bogor menurut responden termasuk kriteria baik. Hal
ini jelaskan dalam pelaksanaan kebijakan program PKH sudah optimal dari segi
penyampaian informasi, komunikasi dengan sasaran, sikap para pelaksana.
Pelaksanaan implementasi kebijakan program PKH di kecamatan ciawi
kabupaten bogor dilakukan dengan baik, dengan nilai rata-rata sebesar 4,10.
Dimensi dengan penilaian tertinggi pada dimensi standar dan tujuan kebijakan
4,22 hal ini menunjukan bahwa pengimplementasian program berjalan dengan
baik dan optimal. Sedangkan dimensi dengan penilaian terendah ada dimensi
lingkungan sosial ekonomi dan politik dengan nilai rata-rata 3,99. Hal ini
menunjukkan sudah baik dan cukup optimal, akan tetapi masih ada kekurangan
yang terdapat di tingkat pendidikan Keluarga Penerima Manfaat