Abstract :
Polri bersama seluruh jajaran satuan kewilayahan Polda dan Polres didukung TNI melaksanakan pengamanan distribusi vaksin Covid-19 diseluruh wilayah Indonesia, dengan mengedepankan kegiatan preventif yang didukung kegiatan intelejen untuk kelancaran distribusi vaksin Covid-19 dengan aman dan situasi kondusif. Dalam hal ini Korp Brimob Polri bertugas mengamankan seluruh vaksinmulai tiba di bandara sampai dengan proses penyuntikan kepada masyarakat penerima. Tugas tersebut secara umum telah terlaksana dengan baik, aman dan lancarsesuai dengan apa yang diharapkan. Tentu hal ini berkat adanya dukungan dan kerjasama yang baik antar pihak-pihak dan instansi yang terkait. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui pelaksanaan proses pendistribusian vaksin oleh Satuan Kimia Biologi Radioaktif Pasukan Gegana Mako Brimob Kelapa Dua Ke PT. Bio Farma Bandung. Untuk mengetahui kendala dan upaya yang dapat dilakukan oleh Satuan Kimia Biologi Radioaktif Pasukan Gegana Mako Brimob Kelapa Dua dalam proses pendistribusian vaksin Ke PT. Bio Farma Bandung. Metode pendekatan yang digunakan dalam skripsi ini adalah pendekatan yang dilakukan terhadap ilmu hukum adalah Pendekatan Yuridis Normatif, Yaitu hukum dikonsepsikan sebagai norma, kaidah, asas atau dogma-dogma. Pendekatan Yuridis Normatif dikenal pula dengan istilah pendekatan/penelitian doctrinal atau penelitian hukum normatif. Hasil penelitian ini yaitu Pendistribusian vaksin COVID-19 ini sebagai wujud bakti Brimob untuk masyarakat. Sehingga, dia menyebut, pengawalan tersebut bertujuan untuk memastikan vaksin Sinovac COVID-19 yang didistribusikan di wilayah Sulsel benar-benar dalam keadaan aman terhadap ancaman sabotase yang akan menggagalkan program vaksinasi maupun teror terhadap rombongan pengawalan vaksin dari pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi dimasa pandemi ini. Pada intinya, upaya distribusi yang telah dilakukan ini bertujuan menjamin ketersediaan vaksin yang merata, dengan prosedur kehati-hatian dengan memanfaatkan waktu yang ada. Pemerintah menjamin distribusi vaksin ke berbagai daerah di Indonesia dan dapat efektif tanpa merusak kualitas vaksin.
Kata Kunci : Pendistribusian Vaksin, Satuan Kimia, Kesehatan Masyarakat