Abstract :
Turnover intention penting untuk dikaji karena untuk mencegah terjadinya
turnover secara nyata. Indikator turnover intention yaitu pikiran untuk berhenti,
keinginan untuk meninggalkan, dan keinginan untuk mencari pekerjaan lain.
Turnover intention dapat diteliti melalui berbagai faktor salah satunya kepuasan
kerja dan komitmen organisasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
tanggapan karyawan dan menganalisis pengaruh kepuasan kerja, komitmen
organisasional, dan turnover intention. Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh karyawan berjumlah 180 karyawan, pengambilan sampel yang berjumlah
124 karyawan dilakukan dengan proportionale stratified random sampling.
Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian diperoleh
kesimpulan bahwa penilaian karyawan terhadap kepuasan kerja termasuk kategori
tidak puas, penilaian karyawan terhadap komitmen organisasional termasuk
kategori rendah, dan penilaian karyawan terhadap turnover intention termasuk
kategori tinggi; kepuasan kerja dan komitmen organisasional berpengaruh
signifikan secara simultan terhadap turnover intention; kepuasan kerja dan
komitmen organisasional berpengaruh negatif dan signifikan secara parsial
terhadap turnover intention. Rekomendasi yang dapat dilakukan perusahaan
diantaranya meningkatkan kepuasan kerja melalui pemberian kesempatan
promosi; meningkatkan komitmen organisasional melalui pemberian
penghargaan terhadap loyalitas karyawan berdasarkan masa kerja; menurunkan
turnover intention dengan manajemen karir melalui penilaian kinerja; variabel
karakteristik individu, lingkungan kerja, stress kerja, keikatan terhadap organisasi,
dan budaya perusahaan dapat ditambahkan untuk penelitian selanjutnya.
Kata kunci: Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasional, Turnover Intention