Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pengelolaan dana infak berbasis
masjid di Kelurahan Muarasari. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif
dengan pendekatan deskriptif dengan menggunakan teknik analisis data analytical
network process. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel yang
ditentukan adalah purposive sampling, sehingga jumlah sampel dalam penelitian
ini yaitu sebanyak empat orang pengurus Dewan Kemakmuran Masjid. Teknik
pengumpulan data menggunakan teknik penyebaran kuesioner dan wawancara.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pengelolaan dana infak berbasis
masjid di Kelurahan Muarasari hanya bersifat sederhana, pengaturan mengenai
sumber daya bersifat non formal yang mengatur mengenai pembagian tugas setiap
anggota. Penganggaran sumber daya juga masih dilakukan secara mandiri dan
sumber penghimpunan yang didapatkan hanya berasal dari kotak infak dan infak
fasilitas, pada pendistribusiannya hanya dilakukan untuk pengembangan masjid
belum sampai pada pendayagunaan dana infak yang bersifat produktif baik bagi
masjid maupun bagi masyarakat sebagai penerima manfaat. Berdasarkan hal
tersebut maka model yang sesuai dalam pengelolaan dana infak pada masjid di
Kelurahan Muarasari untuk dapat dioptimalisasikan adalah model pemberdayaan
infak melalui optimalisasi fungsi dan potensi masjid yang disebut dengan model
derma rescue garda infak berbasis masjid dengan berbagai macam strategi dan
metode yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masjid.
Kata kunci: Masjid, Model, Optimalisasi, Pengelolaan Infak