Abstract :
Dalam setiap organisasi, sumber daya manusia memainkan peran penting. Kegiatan
organisasi tidak akan berjalan dengan baik meskipun didukung oleh prasarana, sarana, dan
sumber daya lainnya, hal ini karena tidak ada cukup sumber daya manusia yang andal.
Banyak upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kinerja sumber daya manusia, salah
satunya adalah pengembangan sumber daya manusia yang dianggap sebagai salah satu cara
yang efektif dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas suatu instansi atau perusahaan.
Setelah mengikuti kegiatan tersebut diharapkan pengetahuan, kemampuan dan
keterampilan pegawai dapat meningkat. Bagi pegawai yang belum menerima atau
mendapatkan pengembangan sumber daya manusia dapat mengakibatkan kualitas kinerja
yang rendah sehingga kinerja pegawai ketika bekerja kurang maksimal. Dalam hal ini untuk
mengatasi indikasi rendahnya kemampuan serta keterampilan perlu upaya pengembangan
sumber daya manusia dalam meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat Pengaruh
Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai Pada Seksi Kelahiran
dan Kematian di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif. Dalam penelitian ini jumlah
sampel sebanyak 21 pegawai seksi kelahiran dan kematian di Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor. Teknik analisis data terdiri dari Koefisien Korelasi Rank
Spearman, Uji Koefisien Determinasi, dan Uji t.
Hasil Uji Korelasi Rank Spearman menunjukkan angka koefisien korelasi 0,348 yang
artinya tingkat kekuatan hubungan korelasi rendah. Hasil penelitian koefisien determinasi
sebesar 12,1%, menunjukkan bahwa Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia (X)
terhadap Kinerja Pegawai (Y) sebesar 12,1%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor
lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Uji t menunjukkan hasil hitung rumus t-test
diperoleh nilai thitung 1,610 dan ttabel 2,093 yang artinya thitung < ttabel maka Ho diterima dan
Ha ditolak.
Kata Kunci: Pengembangan, Sumber Daya Manusia, Aparatur Sipil Negara