Abstract :
Disiplin kerja pegawai di Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor masih terdapat beberapa masalah hal ini
tentunya berhubungan dengan profesionalisme pegawai di Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor. Tujuan penelitian ini
untuk menjelaskan apakah terdapat hubungan yang positif antara disiplin kerja dengan profesionalisme pegawai di
Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor.
Penelitian ini menggunakan teori disiplin kerja yang dikemukakan oleh
Hasibuan yaitu terdapat 4 dimensi yang dapat mengukur teori disiplin kerja yaitu
mematuhi semua peraturan organisasi, memanfaatkan waktu dengan sebaikbaiknya, tanggung jawab dan absensi. Dan untuk profesionalisme pegawai
menggunakan teori Sedarmayanti yaitu kompetensi, efektivitas, efisiensi, dan
tanggung jawab. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif,
populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Kecamatan Caringin Kabupaten
Bogor dengan sampel yang diambil 20 orang responden. Teknik sampling yang
digunakan Probability Sampling, teknik pengumpulan data dengan studi
kepustakaan, observasi, wawancara dan kuesioner. Analisis data menggunakan
statistic dalam perhitunganya dengan SPSS Statistics 25.0 untuk menghitung
korelasi Rank Spearman, uji hipotesis, dan uji korelasi determinasi.
Berdasarkan hasil pengolahan data menunjukan bahwa antara disiplin
kerja dengan profesionalisme pegawai di Kantor Kecamatan Caringin Kabupaten
Bogor memiliki hubungan yang positif dan signifikan, kuesioner menunjukan
rata-rata jawaban responden atas variabel disiplin kerja dengan profesionalisme
pegawai di Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor dengan koefisien korelasi Rank
Spearman sebesar 0,573 yang artinya memiliki tingkat hubungan pada kategori
cukup kuat. hasil analisis koefisien deterinasi menunjukan bahwa kontribusi
variabel disiplin kerja terhadap variabel profesionalisme pegawai sebesar 53,9%
sedangkan sisanya sebesar 46,1% dipengaruhi faktor lain diluar disiplin kerja,
dijelaskan faktor lainnya yang tidak diteliti pada penelitian ini dan hasil uji
hipotesis koefisien korelasi nilai thitung ttabel, (4,585>2,101) artinya Ho ditolak Ha
diterima.
Namun ada hal yang harus ditingkatkan yaitu, disiplin kerja pegawai untuk
hal absensi yang masih rendah pegawai harus memperhatikan peraturan yang
telah ditetapkan di organisasi. Sedangkan profesionalisme pegawai harus selalu
memberikan pelatihan kerja bagi pegawai maupun petugas pelayanan. Hal ini
dimaksudkan bahwa dengan adanya pemberian seminar dan pelatihan akan
meningkatkan dan menambah pengetahuan dan kemampuan yang lebih sehingga
tercipta profesionalisme yang lebih baik lagi.
Kata Kunci: Disiplin Kerja, Profesionalisme Pegawai.