DETAIL DOCUMENT
PENGARUH IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA (BLT-DD) TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI KECAMATAN CAMPAKA KABUPATEN CIANJUR
Total View This Week0
Institusion
Universitas Djuanda
Author
Saputra, Tedy
Subject
H Social Sciences (General) 
Datestamp
2023-10-30 02:54:19 
Abstract :
Pemerintah dalam mengatasi kemiskinan tentunya telah melakukan berbagai upaya dan telah mencari cara untuk meminimalisir jumlah masyarakat miskin, salah satunya yaitu dengan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) merupakan bantuan yang bersumber dari dana desa untuk masyarakat miskin dan masyarakat yang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan pemerintah melalui mekanisme pembagian uang sebesar Rp. 300.000 per bulan secara langsung kepada masyarakat penerima bantuan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh implementasi program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) terhadap kepuasan masyarakat di Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur. Beberapa permasalahan dalam proses implementasi program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur yaitu belum tepatnya sasaran penerima, kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat, kurangnya fasilitas sarana prasarana dan kurang tanggapnya petugas. Penelitian ini menggunakan metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif, yaitu menguji hubungan variabel Implementasi Kebijakan dengan variabel Kepuasan Masyarakat. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner dan wawancara, dengan sampel pegawai yang berjumlah 17 orang dan masyarakat panorama bantuan berjumlah 76 orang. Adapun analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan statistik deskriptif dengan pengujian asosiatif menggunakan rumus weight mean score (WMS), rank spearman, uji signifikansi (uji t) dan korelasi koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Kecamatan Campaka pada responden pegawai yaitu memperoleh nilai 3,95 dengan kategori baik, sedangkan pada responden masyarakat yaitu 3,88 dengan kategori baik. Sementara pada kepuasan masyarakat dari responden pegawai yaitu memperoleh nilai 3,95 dengan kategori baik dan pada responden masyarakat yaitu memperoleh nilai 3,87 dengan kategori baik. Koefisien korelasi menggunakan rumus rank spearman antara variabel implementasi kebijakan dan variabel kepuasan masyarakat dengan responden pegawai yaitu 0,893 dengan kategori korelasi sangat kuat, sedangkan untuk responden masyarakat koefisien korelasi 0,688 dengan kategori korelasi kuat. Kedua variabel bernilai positif searah, dapat diartikan jika semakin baik implementasi kebijakan maka tingkat kepuasan masyarakat juga akan lebih baik. Pada perhitungan koefisien determinasi yaitu menunjukkan bahwa kekuatan pengaruh antara implementasi kebijakan terhadap kepuasan masyarakat pada responden pegawai yaitu sebesar 79,726 dan untuk sisanya 20,324 dipengaruhi oleh variabel lain, serta pada responden masyarakat sebesar 47,324 dan untuk sisanya 52,724 dipengaruhi oleh variabel lain. Kata Kunci: BLT-DD, Implementasi Program, Kepuasan Masyarakat 
Institution Info

Universitas Djuanda