Abstract :
Sektor parawisata memanfaatkan digital untuk mengembangkan potensi
wisata dan memperkenalkannya kepada masyarakat luas. Pengelola wisata
menggunakan digital seperti media sosial Instagram. Salah satunya, wisata Bukit
Caimadala Camp. Banyak wisatawan yang sudah berkunjung dan
merekomendasikan bahkan mem-posting di media sosial seperti Instagram
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh electronic word of mouth
Instagram @desawisatabatulayang terhadap minat berkunjung ke Bukit
Caimandala `Camp. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif
ekplanatif dengan teknik analisis regresi sederhana, koefisien determinasi, dan uji
T. Berdasarkan hasil koefisien regresi diperoleh Y= 9,833+274 Jika nilai X=0
akan diperolah Y=10,107, memiliki konstansta 9,833, dapat diartikan electronic
word of mouth berpengaruh positif terhadap minat berkunjung. Hasil uji koefisien
determinasi menunjukan, sebesar 55,4% dan sisanya dipengaruhi di luar variabel
yang tidak masuk dalam penelitian. Sedangkan hasil uji T menunjukan diperoleh
thitung = 21,399 > 1,966= ttabel dan sig = 0,000<0,05 yang berarti Ha diterima.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa electronic word of mouth berpengaruh positif
dan signifikan terhadap minat berkunjung ke Bukit Caimandala Camp.
Keywords: Electronic word of mouth, Instagram, Minat berkunjung.