Abstract :
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) anggota KPK yang bertujuan untuk alih
status menjadi ASN menuai Pro dan Kontra dikalangan masyarakat. Bermula dari
diumumkannya hasil TWK pada tanggal 5 Mei 2021 bahwa sebanyak 75 pegawai
KPK dinyatakan tidak lulus TWK dan diberhentikan pada Tanggal 30 September
2021, dari 75 anggota KPK yang tidak lulus merupakan penyidik handal yang
memiliki integritas tinggi dalam pekerjaannya. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
(Komnas HAM) mendapati pelanggaran HAM dibalik proses TWK, selain itu ada
juga pelanggaran maladministrasi yang ditemukan oleh Ombudsman Republik
Indonesia (ORI). Perkembangan isu ini membuat banyak spekulasi dan polemik
didalamnya. Media, sebagai sumber informasi bagi masyarakat memiliki tanggung
jawab dalam memberitakan isu terkait polemik TWK KPK dengan sudut pandang
yang beragam. Realitas yang dikonstruksi oleh media dalam Ilmu Komunikasi
disebut dengan framing.
Metode yang digunalan dalam penelitian ini pendekatan kualitatif paradigma
konstruktivisme, dengan analisis framing model Robert N Entaman. Penelitian ini
menggunakan dua teknik pengumpulan data yaitu primer dan sekunder, pengumpulan
data primer diperoleh melalui teknik dokumentasi dan data sekunder diperoleh
melalui studi pustaka.
Hasil penelitian ini menunjukan perangkat framing model Robert N Entman
mengenai berita Tes Wawasan Kebangsaan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi
edisi September-Oktober 2021, pada media Okezone.com menunjukan berita yang
dikonstruksi dengan citra good news serta image positif karena pada beritanya
Okezone.com lebih berfokus pada informasi yang terkesan berpihak kepada
pemerintah, kalimat-kalimat yang dipilih Okezone.com dalam berita-berita yang
diterbitkan dinilai cenderung bermain aman. Sedangkan, Kompas.com
mengkonstruksi beritanya dengan citra bad news, berita-berita yang diterbitkan dalam
portal media Kompas.com lebih menentang pemerintah yang tidak mengambil sikap
dalam penyelesaian polemik TWK KPK.
Penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa terdapat dua sudut pandang berbeda
yang menghasilkan konstruksi atas realitas pada berita tes wawasan kebangsaan
anggota KPK yang dimuat dalam media Okezone.com dan Kompas.com, adanya
kepentiangan dari mesing-masing media mempengaruhi nilai yang ditonjoklan pada
berita yang di tayanglan.
Kata Kunci : Konstruksi realitas, TWK KPK, Okezone.com, Kompas.com, Model Framing Robet N Entman