Abstract :
Pada dunia kerja, komunikasi menduduki peranan penting sebagai motivasi
karyawan dalam bekerja. Suasana kerja yang mendukung akan membuat
karyawan ataupun manusia menjadi produktif. Dalam suatu perusahaan jika
mereka menginginkan kemajuan salah satu hal yang perlu diciptakan adalah
komunikasi interpersonal yang sehat sehingga dalam bekerja kita selalu merasa
nyaman. Dari sudut sosial dan teknologi manusialah yang berpengaruh dalam
segala aspek. Begitu halnya sebuah perusahaan tidak akan mungkin dapat
berkembang tanpa adanya komunikasi yang lancar atau dinamis antar pimpinan
dan karyawan secara menyeluruh. Jika dalam suatu perusahaan pimpinan tidak
mementingkan komunikasi interpersonal terhadap karyawannya dan hanya fokus
pada kerja dan hasil, maka sudah pasti perusahaan tersebut akan mengalami
penurunan produktivitas karena karyawan di dalam perusahaan tersebut merasa
jenuh dan tidak nyaman. Kualitas kerja pegawai tidak hanya dilihat dari cara
bekerja tetapi keterampilan berkomunikasi juga diperlukan. Oleh karena itu, perlu
adanya komunikasi yang terbuka antara pimpinan dan pegawai/ staf karena hal ini
akan mendorong pegawai bekerja dengan senang hati sehingga kualitas kerjapun
dapat ditingkatkan. Baik buruknya suatu komunikasi akan berpengaruh terhadap
hasil kerja pegawai dan tujuan yang diharapkan oleh perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja karyawan Balai
Penelitian Ternak dan mengetahui konsep komunikasi Interpersonal dalam
meningkatkan kinerja karyawan Balai Penelitian Ternak. Teknik pengumpulan
data menggunakan observasi dan wawancara,hasil dari penelitian ini adalah
Kualitas Kerja Karyawan Balai Peneitian Ternak, sudah cukup optimal.
Peningkatan kinerja di Balai Penelitian Ternak didukung oleh motivasi yang
di berikan kepada karyawan, bila pemberian motivasi semakin ditingkatkan maka
kualitas kerja karyawan Balai Penelitian Ternak pun akan semakin meningkat.
Kualitas kerja yang baik dapat dicapai jika didukung para karyawan yang
mempunyai motivasi dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Apabila
motivasi karyawan tinggi tetapi tidak didukung lingkungan kerja yang nyaman
maka hasil kinerja akan menurun. Namun, perlu diingat bahwa motivasi yang
tinggi tidak cukup untuk meningkatkan kualitas kerja jika tidak didukung oleh
lingkungan kerja yang nyaman. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk
meningkatkan lingkungan kerja agar kualitas kerja karyawan dapat terus
meningkat. Selain itu, untuk meningkatkan kinerja karyawan Balai Penelitian
Ternak, perlu ada komitmen dari pihak manajemen untuk terus mengevaluasi dan
meningkatkan sistem komunikasi dan sistem apresiasi kinerja atau reward yang
ada. Dengan demikian, karyawan akan merasa dihargai dan diakui atas kinerja
yang baik yang mereka lakukan. dan komunikasi interpersonal karyawan Balai
Penelitian Ternak sudah cukup optimal dan berjalan efektif. Konsep komunikasi
interpersonal berdasarkan lima indikator kualitas komunikasi interpersonal yaitu
dengan memiliki sikap terbuka, sikap empati, sikap mendukung, sikap positif dan
kesetaraan.
Kata kunci : Komunikasi,Kinerja,Karyawan.