Abstract :
Perkembangan teknologi tidak hanya berpengaruh terhadap media komunikasi
yang berkembang dan semakin beragam, tetapi juga menghadirkan warna baru dalam
trend fashion yang kian bervariasi (Novarianti & Ardhiyansyah, 2021). Salah satunya
adalah trend fashion dengan gaya pakaian vintage yang dapat ditemukan pada thrift
shop selaku penyedia berbagai macam pakaian second branded. Merek pakaian
ternama seperti nike, Adidas, dan G200 dapat ditemukan di thrift shop dengan harga
jual yang terjangkau, maka tak heran jika thrifting belakangan ini menjadi opsi saat
berbelanja pakaian (Yuli Saputra, 2022). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
hubungan motivasi pembelian pakaian second branded dalam fenomena thrifting di
Instagram dengan upaya meningkatkan citra diri pada mahasiswa. Metode yang
digunakan yaitu pendekatan Kuantitatif dengan metode deskriptif. Analisis data ini
menggunakan uji asumsi klasik dengan uji normalitas, multikorelasionalitas, dan
heteroskedastisitas, analisis regresi linier sederhana, koefisien determinasi, dan juga
uji hipotesis yaitu dengan uji T. Teknik pengumpulan data primer yang digunakan
dalam penelitian ini melalui obeservasi kepada beberapa e-commerce thrift shop di
Instagram dan kuesioner dengan pertanyaan terstruktur yang bersifat tertutup dengan
menggunakan skala Likert sebagai instrument penelitian. Data sekunder pada
penelitian ini diperoleh dari literatur terdahulu dan wawancara dengan responden
dengan pertanyaan semi terstruktur yang bersifat terbuka.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Motivasi pembelian pakaian second
branded masuk ke dalam kategori baik didukung oleh dimensi harga terjangkau
yang terdapat pada indikator ekonomi dengan perolehan skor tertinggi dan
peningkatan citra diri melalui pakaian second branded masuk ke dalam kategori
kurang baik didukung oleh peran orang lain yang memperoleh skor kurang baik.
Namun, terdapat indikator perbandingan diri dengan orang lain dalam variabel
peningkatan citra diri melalui pakaian second branded memperoleh hasil yang
baik. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi antara motivasi
pembelian pakaian second branded dengan upaya meningkatkan citra diri pada
mahasiswa followers @kamarbekas.
Kata kunci: Thrifting, Motivasi Pembelian, Instagram.