Abstract :
Meningkatnya limbah industri kecantikan akibat tren penggunaan produk
kecantikan di Indonesia, sayangnya tidak diiringi dengan kesadaran masyarakat
terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan. Lyfe With Less berusaha
mengatasi hal tersebut dengan menggerakkan kampanye #PakaiSampaiHabis
produk kecantikan. Lyfe With Less menggunakan media sosial Instagram melalui
akun @lyfewithless dalam penyebaran pesan kampanye. Pesan kampanye
hendaknya dirancang secara lebih kreatif dan efektif agar mampu menggugah
kesadaran, menarik perhatian, dan menimbulkan efek yang diharapkan. Hasil akhir
perancangan pesan kampanye terdapat pada perubahan perilaku khalayak yang
menerima pesan kampanye.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pesan dalam kampanye
#PakaiSampaiHabis pada followers akun Instagram @lyfewithless, untuk
mengetahui perubahan perilaku followers mengkonsumsi produk kecantikan, dan
untuk mengetahui pengaruh pesan kampanye #PakaiSampaiHabis di akun
Instagram @lyfewithless terhadap perubahan perilaku followers dalam konsumsi
produk kecantikan.
Pendekatan teori komunikasi yang digunakan yaitu Teori Kemungkinan
Elaborasi atau Elaboration Likelihood Model (ELM). Teori ini mengasumsikan
bahwa dalam mengevaluasi suatu pesan persuasif dapat dilakukan secara kritis dan
secara sederhana tanpa pemikiran yang kritis. Perilaku permanen dihasilkan dari
evaluasi pesan yang melibatkan kemampuan elaborasi, sedangkan perilaku
temporer terjadi ketika kemampuan mengelaborasi pesan rendah atau tidak ada.
ELM membagi dua jalur pengolahan pesan persuasif yakni Jalur Sentral (Central
Route) dan Jalur Periferal (Peripheral Route).
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis deskriptif. Peneliti
berusaha menganalisis data yang digunakan untuk menggambarkan pengaruh pesan
kampanye #PakaiSampaiHabis di akun Instagram @lyfewithless terhadap
perubahan perilaku followers dalam konsumsi produk kecantikan. Metode yang
digunakan adalah metode survei dengan penyebaran kuesioner secara online untuk
mengetahui berbagai informasi mengenai pendapat followers terhadap pesan
kampanye #PakaiSampaiHabis dan perilaku mengkonsumsi produk kecantikan.
Populasi dalam penelitian adalah followers akun Instagram @lyfewithless
sebanyak 119.000 followers. Teknik pengambilan sampel menggunakan
Probabilitas jenis Sampel Acak Sederhana dikarenakan sampel bersifat homogen
yaitu followers akun Instagram @lyfewithless yang menerima pesan kampanye dan
pernah atau sedang mengikuti #PakaiSampaiHabis. Sampel yang ditetapkan adalah
100 followers dihitung dengan rumus Taro Yamane. Skala pengukuran yang
digunakan adalah skala Likert untuk mengukur butir pernyataan terkait tujuan
penelitian dan skala pengukuran Weight Mean Score (WMS) untuk menentukan
vii
interval skor setiap butir pernyataan. Teknik pengumpulan data mencakup data
primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui kuesioner dan wawancara
kepada beberapa followers yang menyatakan setuju maupun kurang setuju. Data
sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan
Regresi Linier Sederhana untuk mengetahui arah dari hubungan (positif atau
negatif) antara pesan kampanye #PakaiSampaiHabis (X) dengan perubahan
perilaku followers (Y), Koefisien Determinasi untuk mengetahui seberapa besar
kontribusi variabel X terhadap variabel Y dengan melihat nilai R-Square (R2
), dan
Pengujian Hipotesis menggunakan Uji Signifikansi Parsial dengan
membandingkan thitung dengan ttabel.
Diperoleh hasil Regresi Linier Sederhana dengan nilai konstanta (?) sebesar
2,588 positif, nilai ini menunjukkan bahwa pada saat Pesan Kampanye
#PakaiSampaiHabis (X) bernilai nol atau tidak meningkat, maka Perubahan
Perilaku Followers (Y) akan tetap bernilai 2,588. Koefisien regresi (b) sebesar
0,504 (bertanda positif) menunjukkan pengaruh searah yang artinya jika Pesan
Kampanye #PakaiSampaiHabis (X) ditingkatkan sebesar satu satuan maka akan
meningkatkan Perubahan Perilaku (Y) sebesar 0,504 satuan. Koefisien Determinasi
menunjukkan bahwa R2 memiliki nilai sebesar 64,6%. Artinya, Pesan Kampanye
#PakaiSampaiHabis di akun Instagram @lyfewithless mempengaruhi Perubahan
Perilaku Followers dalam konsumsi produk kecantikan sebesar 64,6% sedangkan
35,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak masuk dalam penelitian. Hasil
pengujian hipotesis menggunakan Uji T menunjukkan 13,382 > 1,984, artinya H0
ditolak dan Ha diterima. Artinya, Pesan Kampanye #PakaiSampaiHabis di akun
Instagram @lyfewithless memiliki signifikansi yang kuat dan positif terhadap
Perubahan Perilaku Followers dalam konsumsi produk kecantikan.
Penelitian dapat disimpulkan bahwa Pesan Kampanye #PakaiSampaiHabis
pada indikator Isi Pesan dengan kategori Verbalisasi Pesan menjadi faktor utama
yang menarik perhatian followers dalam menentukan sebuah perubahan perilaku
konsumsi produk kecantikan. Perubahan Perilaku Followers mengkonsumsi produk
kecantikan berada di Tahap Contemplation (Perenunga