Abstract :
Sosis siap makan adalah produk pangan yang sudah melalui
proses pemasakan dengan pemanasan suhu tinggi dalam waktu yang
singkat, sehingga produk tersebut telah steril dan dapat disimpan pada
suhu ruangan. Ini membuatnya menjadi produk pangan yang praktis dan
siap dikonsumsi tanpa memerlukan proses pemasakan tambahan. Tujuan
penelitian tersebut adalah untuk menyelidiki dampak penambahan
karagenan terhadap karakteristik mutu kimia dan sensori dari sosis siap
makan yang berasal dari daging kerbau. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini melibatkan pembuatan sosis siap makan dengan
menggunakan daging kerbau sebagai bahan dasar. Variasi dilakukan
dengan penambahan karagenan pada empat tingkat konsentrasi yang
berbeda, yaitu 0%, 0,5%, 0,75%, dan 1%. Analisis produk dalam
penelitian ini melibatkan beberapa uji yang meliputi aspek kimia (kadar
air, kadar lemak dan kadar protein), aspek fisik (kekerasan), aspek mutu
sensori (warna, aroma, rasa dan kekenyalan) dan uji hedonik keseluruhan.
Data mutu kimia, kualitas fisik, dan mutu sensori dianalisis menggunakan
metode ANOVA dan uji lanjut menggunakan metode Duncan. Hasil
penelitian yang menunjukkan bahwa penambahan karagenan pada tingkat
yang berbeda secara signifikan mempengaruhi kadar air dan kadar lemak
dalam sosis siap makan berbahan dasar daging kerbau memiliki implikasi
yang penting terhadap kualitas produk. Uji mutu sensori dengan
menggunakan skala nilai 1-5 menghasilkan hasil sebagai berikut: pada
parameter warna, ditemukan warna krem kemerah-merahan, pada
parameter aroma, ditemukan aroma sedikit amis; pada parameter rasa
ditemukan rasa terasa asin dan gurih, pada parameter kekenyalan,
ditemukan tekstur kenyal, dan secara keseluruhan, produk mendapat hasil
suka dari panelis. Hasil analisis de Garmo menunjukkan bahwa
penambahan karagenan sebanyak 0,5% cenderung lebih disukai oleh
panelis dibandingkan dengan penambahan karagenan pada konsentrasi
lainnya.
Kata Kunci: karagenan, daging kerbau, mutu kimia, mutu sensori, de Garmo, sosis siap makan.