Abstract :
Bagi sebuah organisasi, keberadaan arsip merupakan sesuatu yang penting
demi keberlangsungan pencatatan dan pengumpulan informasi mengenai data-data
yang berhubungan dengan perkembangan organisasi tersebut. Oleh karenanya,
diperlukan suatu sistem pengelolaan kearsipan demi mendukung kelancaran
kegiatan tersebut. Namun pada kenyataannya, terkadang organisasi tersebut
menghadapi berbagai kendala dalam hal sumber daya penunjang kearsipan,
sehingga pengelolaan arsip menjadi tidak maksimal yang mengakibatkan tidak
optimalnya arsip yang dimiliki oleh organisasi tersebut.
Penelitian ini didasarkan pada rumusan masalah: 1.bagaimana manajemen
kearsipan di Balai Penelitian Ternak Ciawi?, 2. Hambatan apa saja yang menjadi
kendala dalam manajemen kearsipan di Balai Penelitian Ternak Ciawi?, 3. Upaya
apa saja yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam manajemen kearsipan
di Balai Penelitian Ternak Ciawi?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif.
Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara, studi dokumentasi,
dan angket. Teknik analisa data menggunakan Weight Mean Score (WMS).
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyelenggaraan kearsipan di Balai
Penelitian Ternak Ciawi memiliki skor sebesar 3,46 dan dapat dikategorikan baik.
Untuk perincian setiap kegiatan manajemen kearsipan mencakup: tahap
penciptaan, tahap pemanfaatan, tahap penyimpanan dan penemuan kembali, tahap
pemindahan, dan tahap pemusnahan.
Kata Kunci: Manajemen Kearsipan, Arsip