Abstract :
Jumlah konsumsi buah jeruk dan kopi yang masif menghasilkan produk
samping berupa kulit yang belum dimanfaatkan secara maksimal dibandingkan
bagian buah lain. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan kulit jeruk Siam dan
kopi Arabika menjadi teh celup sebagai ikhtiar dalam terobosan produk olahan
pangan, serta mencari formulasi teh celup terpilih berdasarkan profil sensori dan
emosi sesuai lingkungan masing-masing panelis. Usaha pengembangan produk
inovasi tidak luput dari aspek sensorik dan emosi (emosi berkontribusi dalam
pemilihan kesukaan konsumen terhadap suatu produk). Kegiatan pemilihan produk
konsumen berbeda dengan kondisi laboratorium maka pengujian sesuai kondisi
panelis diperlukan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
faktorial dengan dua faktor perlakuan yaitu rasio konsentrasi perbandingan kulit
jeruk dan kulit buah kopi (1:3, 1:1, 3:1) dan lama waktu seduh (2 menit, 6 menit,
dan 20 menit). Analisa produk meliputi hedonik overall, profil sensori dan emosi
terbaik untuk menetapkan produk terpilih. Hasil data penelitian yang didapatkan
diolah dengan penalty analysis, ANOVA kemudian dilanjutkan dengan Duncan
Multiple Range Test serta Cochran?s Q test dengan selang kepercayaan 95%.
Mayoritas pencicipan sembilan produk dilakukan saat malam hari karena perbedaan
durasi seduh dengan waktu tempuh pengonsumsian produk selama 6 hari. Dari
kesembilan teh celup, satu produk terpilih yang masih diterima ialah formula
dengan perbandingan 1:3 antara kulit jeruk dan cascara serta durasi seduh selama 2
menit dengan karakteristik mouthfeel watery dengan emosi puas. Emosi tersebut
masih belum mewakili kesukaan panelis sehingga atribut sensori yang wajib
dikurangi adalah rasa bitter.
Kata kunci: atribut emosi, cascara Arabika, cata modifikasi, home use test, kulit jeruk, teh celup