Abstract :
Pie merupakan produk olahan yang terdiri dari adonan kulit dan isian.
Kulit pie yang baik adalah yang renyah dan beremah tetapi tidak mudah hancur.
Umumnya pie dibuat dengan bahan dasar terigu. Penelitian ini dilakukan
pembuatan kulit pie menggunakan bahan pangan lokal yaitu tepung mocaf dan
tepung kepala ikan lele dumbo. Kandungan karbohidrat yang tinggi pada mocaf
dapat digunakan untuk mengganti terigu dan ditambahkan bahan tinggi protein
dan kalsium yaitu tepung kepala ikan lele dumbo. Tujuan dari penelitian ini untuk
mempelajari pengaruh perbandingan tepung mocaf dan tepung kepala ikan lele
dumbo terhadap sifat kimia dan sensori pada kulit pie. Penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor. Faktor yang
digunakan adalah perbandingan tepung mocaf dan tepung kepala ikan lele dengan
empat taraf perlakuan yaitu 100:0, 95:5, 90:10, dan 85:15. Analisis produk
meliputi uji sensori (mutu sensori dan hedonik) dan uji kimia (kadar air, kadar
protein, dan kadar kalsium). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit pie dengan
mocaf 85%: tepung kepala ikan lele 15% dalam 100 gr menghasilkan produk
dengan komposisi kimia yang baik yaitu kadar air 8,4 g; kadar protein 8,3 g; dan
kadar kalsium 21,3 mg, semakin banyak penambahan tepung kepala ikan lele
dumbo, semakin tinggi kadar air, protein, dan kalsium kulit pie. Karakteristik
mutu sensori kulit pie memiliki warna kuning kecoklatan, aroma tidak tercium
ikan, rasa yang gurih, tekstur renyah, dengan hasil uji hedonik menuju kearah
suka.
Kata kunci: kulit pie, mocaf, sensori, tepung kepala ikan lele