Abstract :
Ikan tongkol (Euthynnus affinis) atau disebut juga kawakawa merupakan salah satu
sumber daya ikan yang melimpah di perairan Kepulauan Indonesia. Pemindangan
merupakan teknologi pangan menggunakan garam untuk memperpanjang daya
simpan ikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kandungan
formalin, kadar garam dan identifikasi mutu sensori pada pindang ikan tongkol di
pasar Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur. Teknik pengambilan sampel
menggunakan metode purposive sampling dan didapatkan sejumlah 8 sampel.
Pengujian formalin menggunakan alat test kit, pengujian kadar garam
menggunakan metode Argentometri dan uji mutu sensori yang dilakukan meliputi
atribut mutu kenampakan, aroma, tekstur, dan permukaan. Hasil menunjukkan dari
ke 8 sampel bebas dari formalin dan kadar garam berkisar 1,13% - 4,55%, yang
telah sesuai dengan SNI 2717:2017 Pindang Ikan. Pada uji mutu sensori di dapatkan
hasil pada parameter kenampakan, aroma dan tekstur berbeda nyata sedangkan pada
parameter permukaan mendapatkan hasil tidak berbeda nyata pada ke 8 produsen.
Kata kunci: Keamanan pangan, Mutu sensori, Pindang ikan tongkol, Purposive sampling