Abstract :
Mengkudu (Morinda citrifolia L.) merupakan salah satu tanaman tropis yang cukup banyak ditemukan
diberbagai daerah di Indonesia. Dengan adanya kandungan karbohidrat 11,4 g tersebut memungkinkan
untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku produksi cuka. Pembuatan cuka dari tanaman mengkudu secara
fermentasi dapat dijadikan salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan cuka yang semakin bertambah.
proses fermentasi melibatkan mikroorganisme seperti bakteri asam asetat, yang mengubah gula di daun
menjadi alkohol dan kemudian alkohol menjadi asam asetat. Penelitian ini dilakukan dengan
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor dengan 4 taraf perlakuan dan 2 kali
ulangan. Faktor A merupakan waktu Fermentasi yaitu A1 (0 hari), A2 (6hari), A3 (12 hari) dan A4 (18
hari). Pada booster cuka daun mengkudu mengandung Saccharomyces cereviceae sebanyak 3,6x102
cfu/mL dan Acetobacter aceti sebanyak 3,8x106 cfu/mL. Dalam penelitian ini tidak adanya produik
teirpilih pada peirlakuian lama feirmeintasi cuika dauin meingkuidui karena kandungan alkohol yang tidak
memenuhi Standar Nasional Indoneisia (SNI) 01-4371-1996 yaitu memiliki kandungan lebih dari 1%.
Kata kunci: Mengkudu, fermentasi, booster cuka, bakteri, produk terpilih