Abstract :
Bakso analog adalah produk yang dibuat dari protein nabati yang berasal dari bahan
bukan daging, tetapi memiliki sifat yang mirip daging asli. Penelitian ini dilakukan
untuk mengetahui karakteristik kimia dan sensori bakso analog berbahan dasar
jamur tiram dengan penambahan tepung kacang Bogor. Metode penelitian
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor yang terdiri dari tiga
perlakuan dan dua ulangan yaitu 55 gram jamur tiram : 15 gram tepung kacang
Bogor, 50 gram jamur tiram : 20 gram tepung kacang Bogor, dan 45 gram jamur
tiram : 25 gram tepung kacang Bogor. Analisis produk meliputi uji sensori dan uji
hedonik. Analisis kimia meliputi kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar serat
kasar, kadar karbohidrat dan nilai kalori. Hasil penelitian menunjukkan semakin
rendah penambahan jamur tiram dan semakin tinggi tepung kacang Bogor yang
ditambahkan tidak memberikan pengaruh terhadap kadar air dan kadar lemak pada
bakso analog dan memberikan pengaruh terhadap kadar abu,kadar protein, kadar
karbohidrat, kadar serat kasar dan nilai kalori pada bakso analog. Hasil analisis
kimia tertinggi yaitu pada perlakuan penambahan 45 gram jamur tiram dan 25 gram
tepung kacang dengan nilai kadar air 66,05%, kadar abu 2,27%, kadar lemak 1,42%,
kadar protein 8,67%, kadar karbohidrat 23,08%, kadar serat 3,42 %, dan nilai kalori
139,82 kkal.
Kata kunci : Bakso analog, Kacang Bogor, Analisis Kimia.