Abstract :
Kombucha adalah minuman yang mengandung banyak probiotik hidup yang dibuat
dari proses fermentasi teh manis selama 7 ? 14 hari dengan mikroorganisme dari
kelompok bakteri dan yeast. Teh hijau (Camelia sinensis) adalah salah satu jenis
teh yang populer dan memiliki banyak kegunaan, sementara daun benalu teh
(Scurrula atropurpurea Bl. Dans) tidak banyak dimanfaatkan karena dikenal
sebagai tanaman parasit atau pengganggu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
perbandingan kadar gula total, nilai pH, aktivitas antioksidan, total fenol, dan
organoleptik pada kombucha teh hijau dengan kombucha daun benalu teh yang
dipengaruhi oleh lamanya waktu fermentasi. Metode yang diberikan adalah
Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor, dimana teh yang digunakan sebagai
faktor pertama, dan lamanya fermentasi sebagai faktor kedua. Faktor jenis teh
terbagi menjadi daun benalu teh 100%, kombinasi daun benalu teh dan daun teh
hijau 50%:50%, dan daun teh hijau 100%. Faktor kedua lamanya fermentasi
diantaranya lama fermentasi yaitu fermentasi 5 hari dan fermentasi 10 hari dengan
4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan kombucha teh
hijau dengan kombucha benalu teh berbeda nyata terhadap uji organoleptik dari
segi rasa, aktivitas antioksidan, dan total fenol. Sementara, dari segi kadar gula
total, nilai pH, organoleptik warna dan rasa tidak berpengaruh nyata. Aktivitas
antioksidan dan total fenol kombucha tertinggi ada pada kombucha daun teh hijau
dengan lama fermentasi 10 hari bernilai 89,630% inhibisi dan 46,890 mg GAE/100
mL sampel. Sementara, aktivitas antioksidan dan total fenol kombucha daun benalu
teh yaitu 75,72% inhibisi 20,57 mg GAE/100 mL sampel. Kombucha yang paling
disukai adalah kombucha dengan 100% daun teh hijau.
Kata Kunci: daun benalu teh, daun teh hijau, kombucha, fermentasi