Abstract :
Bawang dayak mengandung antioksidan yang dapat dimanfaatkan pada pangan fungsional.
Bawang dayak juga berpotensi sebagai pewarna makanan alami. Perlu adanya penelitian
penambahan ekstrak bawang dayak pada produk pangan dengan pengolahan panas minimal seperti
es krim untuk menjada antioksidan dan warnanya. Penelitian dilakukan untuk mengetahui
pengaruh penambahan ekstrak bawang dayak pada karakteristik fisikokimia dan sensori es krim.
Metode yang digunakan adalah RAL (Rancangan Acak Lengkap) 1 faktor dengan 4 taraf perlakuan
yaitu P0 (0%), P1 (0,25%), P2 (0,5%), dan P3 (0,75 %). Berdasarkan analisis sidik ragam,
penambahan ekstrak bawang dayam memberikan pengaruh nyata terhadap lightness, nilai a*, nilai
b*, pH, aktivitas antioksidan, warna, rasa, aftertaste, dan, kesan keseluruhan es krim pada taraf
signifikansi 0,05 (p<0,5). Namun, penambahan ekstrak bawang dayak tidak memberikan pengaruh
nyata terhadap overrun, waktu leleh, kadar abu, kadar air, kadar lemak, kadar protein, kadar
karbohidrat, tekstur, dan aroma es krim. Produk es krim dengan penambahan ekstrak bawang
dayak terpilih adalah P1 (0,25%) dengan warna careys pink, lightness 75,02, nilai a* 12,34, nilai
b* 9,40, overrun 46,29%, waktu leleh 17,29 menit, pH 6,343, dan memiliki aktivitas antioksidan
sangat lemah dengan nilai IC50 481,35 mg/L. Energi total es krim dengan penambahan ekstrak
bawang dayak terpilih yang diperoleh dari lemak, protein, dan karbohidrat sebesar 88,07 kkal dari
takaran saji 60 g.
Kata kunci: Eleutherine palmifolia, dessert, antioksidan, pewarna, pangan fungsional, pigmen