Abstract :
Bumbu kuning giling merupakan salah satu jenis bumbu yang digunakan
sebagai pemberi citarasa pada masakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
uji fisik (Warna, bau, benda asing), uji kimia (Methanyl yellow dan formalin), uji
mikrobiologi (Salmonella sp dan TPC) serta saluran distribusi pada bumbu kuning
giling di pasar tradisional Kota Bogor. Sampel diambil dari empatbelas pedagang
bumbu kuning giling di tujuh pasar tradisional Kota Bogor dengan metode
Purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan
dibandingkan dengan BPOM. Hasil pengamatan fisik menunjukkan sampel bumbu
kuning giling berwarna kuning orange, memilik aroma khas kunyit dan tidak
ditemukan adanya bahan asing. Pada empatbelas sampel bumbu kuning giling juga
tidak ditemukan adanya Methanyl yellow dan formalin menggunakan rapid test kit.
Hasil analisis pengujian mikrobiologi ditemukan sembilan sampel positif adanya
bakteri Salmonella sp dan pada pengujian Total Plate Count (TPC) terdapat
duabelas sampel melebihi ambang batas atau tidak memenuhi syarat BPOM No 13
Tahun 2019. Saluran distribusi yang digunakan pada pedagang bumbu kuning
giling sembilan pedagang menggunakan saluran zero level channel (saluran
distribusi dari produsen ke konsumen) dan lima pedagang menggunakan one level
channel (saluran distribusi dari produsen ke konsumen melalui pengecer)
kata kunci: bumbu kuning giling, methanyl yellow, Salmonella sp, TPC