Abstract :
Pada upaya peningkatan pemanfaatan tepung mocaf, maka perlu diaplikasikan pada
produk pangan dan perlu dilakukan penganekaragaman dalam pengolahannya. salah satu
alternatifnya substitusi parsial tepung terigu menggunakan tepung mocaf pada pembuatan
cookies, Pada penelitian ini akan diteliti pengaruh fortifikasi tepung mocaf dengan oat dan
interaksi keduanya sebagai substitusi tepung terigu terhadap karakteristik organoleptik
(hedonik) meliputi kenampakkan, rasa warna, aroma, tekstur dan overall, dan kimia (kadar
air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein dan kadar karbohidrat) cookies. Penelitian ini
menggunakan RAL 2 faktor dengan dua kali ulangan, dimana faktor pertama yaitu
konsentrasi tepung terigu:mocaf dengan 3 taraf perlakuan yaitu A1=55%:45%,
A2=50%:50%, A3=45%:55% dan faktor kedua adalah konsentrasi tepung oat dengan 3 taraf
perlakuan yaitu B1=5% , B2=10% dan B3=15%. Analisis produk meliputi uji kadar air dan
organoleptik (hedonik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi tepung
terigu:mocaf berpengaruh nyata terhadap organoleptik (hedonik) meliputi kenampakkan, rasa,
aroma, warna, tekstur dan overall, namun tidak berpengaruh nyata terhadap analisis kimia
kadar air. Cookies terpilih dilakukan uji kimia kadar abu, lemak, protein dan karbohidrat.
Hasil menunjukkan cookies terpilih hedonik pada kode A3B1 yakni dengan nilai organoleptik
berkisar antara 5,1-9,8 yaitu kearah suka dan kearah sangat suka. Cookies terpilih memiliki
nilai kadar air 0,75%, kadar abu 0,73%, kadar protein 8,7%, kadar lemak 16,03% dan kadar
karbohidrat 73,79%.
Kata kunci: cookies, mocaf (modified cassava flour), tepung oat.