Abstract :
Boba atau bubble pearls merupakan mutiara tapioka (tapioca pearl) berbentuk bola bertekstur
kenyal dengan diameter ±8 mm yang terbuat dari tapioka. Penelitian ini bertujuan untuk
meningkatkan kandungan protein pada boba dan sebagai ingredient alternatif pangan produk boba.
Penambahan tepung kedelai dan gula merah ke dalam boba diharapkan dapat meningkatkan nilai
fungsional produk boba. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial
dengan dua faktor perlakuan yaitu konsentrasi tepung kacang kedelai dan tepung ketan (15% :
35%, 20% : 30%, dan 25% : 25%) dan konsentrasi gula aren(20%, 25%, 30%). Analisa produk
meliputi analisa kimia protein serta uji mutu sensori dan hedonik sebagai penentu produk terpilih.
Analisa kimia kadar air, kadar abu, kadar lemak kadar protein dan kadar karbohidrat pada produk
terpilih. Analisis data penelitian digunakan adalah ANOVA dengan Uji Lanjut Duncan dengan
selang kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Boba tepung tapioka, tepung
kedelai, tepung ketan putih dan gula aren terpilih adalah boba dibuat dengan perlakuan dengan
presentase perbandingan tepung kedelai : tepung ketan putih 25% : 25% dan penambahan gula
aren 30%. Hasil uji mutu sensori menunjukan bahwa boba mempunyai warna coklat tua, rasa
manis, aroma tidak tercium langu dan tekstur sangat kenyal. Hasil uji hedonik menunjukan bahwa
panelis menyukai warna, rasa, dan tekstur. Produk boba terpilih mengandung kadar air 10.42%
kadar abu 1,42%, kadar lemak 5.88%, kadar protein 6.31% dan kadar karbohidrat 76.15%.
Kata kunci: boba, kedelai, ketan, tapioka, aren