Abstract :
Stik merupakan salah satu camilan yang banyak disukai. Bahan baku utama
pembuatan stik biasanya tepung terigu, yang hingga saat ini masih diimpor baik
dalam bentuk tepung maupun biji gandum. Oleh karena itu, impor tepung terigu
dapat dikurangi dengan memanfaatkan penggunaan bahan pangan lokal, salah satu
alternatif yang bisa digunakan adalah mocaf. Mocaf adalah tepung singkong
modifikasi yang difermentasi dengan bantuan Bakteri Asam Laktat (BAL).
Penambahan tepung kacang merah dilakukan karena rendahnya kandungan protein
pada mocaf. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan penggunaan
bahan pangan lokal mocaf, tepung kacang merah, dan daun pandan untuk diolah
menjadi camilan berupa stik, dengan melakukan perbandingan antara mocaf dan
tepung kacang merah untuk mengetahui karakteristik kimia dan hedonik produk
stik serta menganalisis aktivitas antioksidan pada produk stik terpilih. Penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, yaitu perbandingan
antara mocaf dan tepung kacang merah dengan lima taraf perlakuan A1(100:0),
A2(90:10), A3(80:20), A4(70:30), dan A5(60:40) dan dua kali ulangan. Analisis
data menggunakan ANOVA dengan Uji Lanjut Duncan. Hasil dari analisis kimia
menghasilkan kadar air tertinggi A4(4,81%) dan terendah A1(1,99%), kadar lemak
tertinggi A1(44,65%) dan terendah A5(27,12%), serta kadar protein tertinggi
A5(11,54%) dan terendah A1(3,76%). Hasil uji hedonik tertinggi parameter aroma
dan rasa pada perlakuan A3, parameter warna pada perlakuan A1, parameter tekstur
A2, dan parameter overall A5. Rata-rata hasil uji hedonik berkisar 7 yang mengarah
ke suka. Perlakuan A5 merupakan produk stik terpilih dengan kandungan kadar air
sebesar 3,76%, kadar lemak sebesar 27,12%, kadar protein 11,54%, aktivitas
antioksidan 261,244 ppm.
Kata kunci: ekstrak daun pandan, mocaf, stik, tepung kacang merah.